oleh

Rapat Paripurna DPRD Pinrang Langgar Prokes, Wartawan Dilarang Meliput

PINRANG – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pinrang dalam rangka pengucapan sumpah dan janji pergantian antar waktu (PAW) tidak memenuhi standar protokol kesehatan seperti jaga jarak, Senin (20/9) pagi.

Hal ini terpantau oleh Media di lantai dua Gedung Parlemen Pinrang saat liputan media yang berhasil lolos ke dalam. Sejumlah tamu undangan yang berada disamping kanan tembok terlihat tidak menjaga jarak, dan saling berhimpitan. Bahkan tamu undangan tidak dilakukan pengecekan suhu tubuh saat memasuki area.

Ketua DPRD Pinrang H Muhtadin mengatakan rapat paripurna itu terbuka untuk umum. Namun, kenyataannya sejumlah wartawan dan anggota LSM dilarang memasuki ruangan oleh pegawai DPRD yang berjaga untuk melakukan peliputan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirahmaniram. Rapat paripurna pergantian antar waktu ini terbuka untuk umum,” kata Muhtadin.

Selain itu Muhtadi meminta kepada para tamu undangan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Sebelumnya saya meminta kepada para tamu undangan agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Salah seorang Wartawan, Sumarlin merasa kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh pegawai DPRD Pinrang itu yang melarang dirinya memasuki ruang rapat dengan alasan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Kalaupun kita dilarang masuk, ya itu si hak mereka juga,” pungkasnya dengan kecewa.

Sebelumnya Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid mengatakan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Pinrang dengan penerapan PPKM leve 3 mengharapkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saat ini kita masih berada pada Level 3, kita berharap secepatnya agar turun ke level 2. Untuk itu kami meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Irwan baru baru ini di gedung olahraga Andi Makulau.

Namun, pantauan Media di Gedung Parlemen malah kecolongan penerapan prokes.

Komentar

News Feed