oleh

THM Rustic dan Barcode Beroperasi Diam-diam Tanpa Prokes di Tengah PPKM, Satgas Raika Lemah?

-Berita-293 views

MAKASSAR – Berdasarkan laporan masyarakat jika hampir setiap malamnya Cafe dan Bar Rustic yang terletak di Jl Toddopuli Raya Timur, Panakkukang, terus beroperasi hingga dini hari.

Meski Cafe dan Bar Rustic pernah disegel oleh Satpol PP Makassar, tidak membuatnya kapok, dan terus beroperasi secara diam-diam di tengah situasi Pandemi Covid-19.

Ditelusuri Infomakassar.net di lokasi, Rustic memiliki Cafe yang terletak di lantai dasar dan Bar berada di lantai dua. Jika dilihat dari luar Rustic tidak terlihat seperti penyedia Bar atau Tempat Hiburan Malam (THM), bahkan pada Sabtu, 11 September 2021 malam, tempat ini ramai pengunjung dari berbagai kalangan, tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Tidak hanya Cafe dan Bar Rustic saja yang beroperasi, rupanya, terpantau juga Tempat Hiburan Malam (THM) Barcode yang terletak di Jl. Amanagappa, Ujung Pandang, juga beroperasi di malam yang sama. Di sini, lebih parah dari Rustic, karena pengunjung rata-rata dari kalangan Anak Baru Gede (ABG), yang tidak sama sekali mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Menanggapi hal itu, Hermawan salah satu Penggiat dari Forum Peduli Kota Makassar menyayangkan pemilik usaha tersebut buka di tengah situasi PPKM level 4.

“Seakan aturan pemerintah dibuat untuk dilanggar. Ini karena lemahnya penindakan dari pemerintah. Informasinya mereka beroperasi di saat Satgas Raika selesai bertugas, jadi dimulai dari pukul 23.30 – 03.30 wita,” pungkasnya.

Herman sapaan akrabnya juga memberikan saran kepada pemerintah, agar Satgas Raika membagi dua shif atau Tim, antara pukul 22.00 wita dan pukul 01.00 wita.

“Bagi dua shif lah atau Tim, ada yang beroperasi pada pukul 22.00 wita dan pukul 01.00 wita, sehingga betul-betul implementasi PPKM ini berjalan sesuai regulasi atas perintah Walikota Makassar jika betul-betul ingin agar seluruh masyarakat terhindar dari Covid-19. Namun, jika Covid-19 ini dianggap biasa saja berarti aturan itu dibuat untuk biasa saja. Ingat jangan beda-bedakan, antara pelaku usaha menengah ke bawah dan ke atas, kalau aturan yah tetap aturan semua kena,” katanya.

Penggiat ini juga merasa miris, dikala semua istansi berbondong-bondong untuk melakukan upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan mengadakan Vaksinasi, “kenapa masih saja ada usaha yang memicu keramaian yang tidak mematuhi protokol kesehatan tidak ditindaki, ada apa?. Sudah saatnya pemerintah ambil tindakan tegas,” bebernya.

Komentar

News Feed