oleh

Menjaga Etika di Dunia Maya untuk Mempertahankan Harmonisasi

MAKASSAR – Sebanyak 652 peserta di Makassar, Sulawesi Selatan antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” secara virtual pada tanggal 30 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini dipandu Desi Dwi Jayanti sebagai moderator dan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari komika dan BBC 100 Women 2018, Sakdiyah Ma’ruf; Plt. Direktur ICT Watch dan pegiat Internet Sehat, Widuri; Direktur Eksekutif LAPAR (Lembaga Advokasi & Pendidikan Anak Rakyat) Makassar, Iqbal Arsyad; serta Relawan TIK Palopo, Ramlan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Sakdiyah yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Komedi untuk Perubahan (Positif, Kreatif dan Aman di Internet)”. Menurut dia, komedi memiliki fungsi sosial menemukan makna dan identitas bersama yang baru dengan melawan stigma dan stereotip, membangun persatuan, perdamaian, meredakan ketegangan, dan bertahan hidup.

Berikutnya, Widuri menyampaikan materi etika digital berjudul “Etika dan Batasan Ekspresi di Media Sosial”. Ia mengatakan, beberapa aturan dasar netiket yang perlu diperhatikan, antara lain menerapkan sikap simpati, kesantunan, saling menghormati, menghargai, hingga sabar mengendalikan emosi.

Sebagai pemateri ketiga, Iqbal membawakan tema budaya digital tentang “Cara Berpendapat di Media Sosial”. Menurut dia, penting untuk mewujudkan kehidupan media sosial yang berbudaya dengan produktif dan menyebarkan konten positif. Terapkan juga saling menghargai, santun dan bermartabat di media sosial, kolaborasi menguatkan harmoni, kebersamaan dan persatuan, promosikan gaya hidup sehat dan cinta tanah air, serta ciptakan ruang diskusi yang sehat.

Adapun Ramlan, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Rekam Jejak di Era Digital”. Ia mengatakan, jejak digital berpengaruh membentuk citra dan reputasi kita di dunia maya maupun nyata bahkan bisa terjerat UU ITE. Karenanya, jaga jejak digital dengan bijak bermedia sosial, menghindari hoaks, dan konten-konten negatif.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Antusiasme para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber dihargai panitia dengan memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Salah satu pertanyaan menarik peserta di antaranya tentang bagaimana memanfaatkan media digital untuk kemajuan demokrasi. Narasumber menjelaskan bahwa dunia maya adalah cerminan kehidupan nyata kita. Karenanya pemahaman masyarakat tentang demokrasi dan kesadaran menerapkannya dalam segala aspek kehidupan perlu terus ditingkatkan. Ditunjang dengan terus digalakkannya pelatihan literasi digital, masyarakat akan mampu memanfaatkan media digital secara positif dan sehat untuk kemajuan demokrasi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed