oleh

Pelindo Bersatu di tahun 2021

MAKASSAR – Rencana penguatan pelabuhan Indonesia melalui integrasi pelabuhan, Pelindo Bersatu ditahun 2021.

Dirut PT Pelindo IV Prasetyadi menjelaskan Integrasi Pelindo ini merupakan salah satu bagian dari program strategis pemerintah dan inisiatif Kementrian BUMN untuk melanjutkan proses konsolidasi BUMN dalam layanan kepelabuhanan.

” Kewenangan kementerian BUMN ini adalah sebagaimana diatur dalam PP No 43 Tahun 2005 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, dan Perubahan Bentuk Badan Hukum BUMN,” ujar Prasetyadi pada pada pemaparan kinerja semester I Pelindo IV, Kamis (26/8/2021).

Prasetyadi mengungkapkan kajian dan persiapan integrasi Pelindo ini sebenarnya telah lama dilakukan sejak periode pertama Presiden Joko Widodo, dan saat ini di periode kedua, integrasi Pelindo akan diwujudkan.

“Saat ini seluruh persiapan sedang dilakukan untuk untuk menuju integrasi Pelindo. Pemerintah selaku pemegang saham telah memutuskan akan melakukan integrasi Pelindo I-IV menjadi satu Pelindo terintegrasi.

“Integrasi Pelindo direncanakan akan dilakukan pada tahun 2021 ini,” jelas Prasetya.

Beberapa masalah yang kini dihadapi industri pelabuhan di Indonesia antara lain operasionalnya dan infrastruktur pelabuhan yang kurang optimal , tingginya waktu tunggu, konektivitas yang kurang merata, sehingga membuat biaya logistik menjadi tidak efisien.

Struktur yang kurang optimal untuk mengembangkan operasional dan infrastruktur sehingga menyebabkan inefisiensi dan kurangnya belanja model.

Dari integrasi ini diharap mampu menciptakan standardisasi dan integrasi operasional dan proses bisnis, serta peningkatan kapasitas dengan penyelarasan strategi dan rencana ekspansi, juga operasional yang efisien dengan meningkatkan kualitas jasa.

“Diharapkan integrasi lancar dan tepat waktu sehingga tidak menggangu operasional perusahaan,” Pungkasnya

Noya

Komentar

News Feed