oleh

Bijak di Media Sosial dengan Berbahasa Baik dan Benar

PANGKEP – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo kali ini dilaksanakan secara virtual pada 26 Agustus 2021 di Pangkep, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diangkat pada hari ini adalah “Menjadi Pengguna Internet yang Beradab”.

Program kali ini dimoderatori Nurul Nur Azizah dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu pendiri Sekolah Gembira dan penggiat budaya Kemendikbud Ristek, Abdul Gafur R. Sarabiti; dosen dan peneliti, Rahmad Bala; peneliti dan pegiat literasi budaya dan sosial, Badruzzaman, serta pemengaruh (influencer), Sri Rahma Dani. Kegiatan kali ini diikuti sebanyak 679 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi diselenggarakan dengan menargetkan 57.550 peserta.

Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai pentingnya literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” tutur Presiden.

Pemateri pertama adalah Abdul Gafur R. Sarabiti dengan tema “Informasi Digital, Identitas Digital dan Jejak Digital”. Abdul mengatakan bahwa media sosial dapat memiliki dampak buruk pada individu mulai dari mendorong individu untuk membandingkan diri dengan orang lain, mengurangi hubungan tatap muka, serta mengurangi kemampuan individu dalam bersosialisasi.

Sesi dilanjutkan oleh Sri Rahma Dani yang membawakan tema “Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial”. Sri menghimbau masyarakat agar membiasakan diri menggunakan bahasa yang baik dan benar di media sosial. Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih orang untuk berinteraksi dan diikuti di media sosial.

Badruzzaman selaku pemateri ketiga membawakan tema “Berbahasa Baik dan Benar di Media Sosial”. Badruzzaman menjelaskan bahwa salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat kontrol sosial serta pengawasan terhadap peran individu/kelompok sebagai bagian dari masyarakat.

Sesi pemberian materi diakhiri oleh Rahmad Bala yang membawakan tema “Pahami Fitur Keamanan di Aplikasi Medsos”. Pada sesinya, Rahmad menggunakan aplikasi Facebook sebagai contohnya. Untuk mengatur fitur keamanan di Facebook, pengguna cukup mengklik ikon tiga garis di kanan bawah akun Facebook kemudian menggulir ke bagian bawah hingga menemukan pengaturan privasi dan keamanan.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut hangat oleh para peserta. Panitia menyediakan hadiah uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 kepada 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta bernama Fitria yang menanyakan bagaimana agar anak aman bermain internet. Menurut Sri, orangtua perlu mengawasi konten-konten yang ditonton oleh anak. Apabila terdapat jejak konten yang mengkhawatirkan, maka hal tersebut dapat dikomunikasikan dengan baik kepada anak.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed