oleh

Belanja Daring Banyak Promosi, Jangan Emosi!

LUWU TIMUR – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo menyelenggarakan Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual pada 26 Agustus 2021 di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan pembahasan tema adalah “Cara Aman Investasi Online”.

Program yang dipandu oleh Tristania Dyah sebagai moderator ini dihadiri 1.146 peserta dengan menghadirkan empat narasumber, yaitu Executive Regional Director Indonesia Council for Small Business (ICSB) Indonesia Timur, Ivanry Matu; CEO Haryani Castle Publishing, Nabilah Haruna; Co-Founder MACOA, Dheny Frisandy Nur; dan pemilik Yayasan Boyang Keccuq, Siti Afrianti Tanriabeng. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama, Ivanry Matu, membawakan tema “Mengenal Marketplace, Aksesibilitas, Jenis, dan Fitur”. Ivanry menjelaskan kelebihan dan kekurangan loka pasar serta cara berjualan atau investasi di lokapasar. “Tips belanja produk di lokapasar, yaitu selalu riset; aktifkan notifikasi promosi; belanja produk yang dibutuhkan; masukkan keranjang dulu, siapa tau ada promo menarik; dan bandingkan produk dengan penjual/toko lain,” terangnya.

Berikutnya, Nabilah Haruna menyampaikan materi berjudul “Digital Ethics: Peran dan Fungsi E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Nabilah mempresentasikan tentang definisi e-dagang, cara bertransaksi di e-dagang, keunggulan dan kekurangannya, serta produk yang biasa diperjualbelikan di e-dagang. “Wujudkan idemu lewat bisnis melalui e-dagang, ketahui langkahnya, kerjakan dengan ulet, raih suksesmu sekarang juga,” pesan Nabilah.

Sebagai pemateri ketiga, Dheny Frisandy Nur membawakan tema “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Dheny berpesan agar pengguna tidak emosi dalam berbelanja. Dia juga mengajak investasi sejak dini. “Investasi produktif bukan hanya berupa investasi aset, tetapi juga investasi ilmu pengetahuan, keterampilan, fasilitas, relasi, dan komoditi digital,” kata Dheny.

Pemateri terakhir, Siti Afrianti Tanriabeng, mengusung tema “Cara Aman Berinvestasi Online”. Siti menyebut beberapa jenis investasi digital seperti saham, reksa dana, dan emas berikut plus dan minusnya. “Memilih investasi daring yang tepat, menilai kredibilitas broker, memahami skema investasi daring, memahami tingkat risiko, dan lakukan diversifikasi,” pungkasnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, moderator melanjutkan kegiatan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

“Bagaimana kita mengetahui bahwa online shop itu benar-benar berjualan atau menipu?” tanya Sumirah, salah seorang peserta webinar. Ivanry Matu mengatakan, sebelum membeli sebaiknya cermati kolom komentar dan ulasan pembeli sebelumnya. Jika belanja di media sosial, kita langsung bertransaksi dengan penjual, sedangkan di lokapasar ada perantara, sehingga relatif lebih aman. “Jadi, hati-hati belanja di media sosial. Kita harus buka profil dia, ada update status tidak. Ulasannya bagaimana, karena ada ulasan palsu, ada ulasan mencurigakan,” imbuhnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah.(***)

Komentar

News Feed