oleh

Digitalisasi Jadi Solusi UMKM Bertahan di Tengah Pandemi

TANA TORAJA – Sebanyak 739 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual pada 24 Agustus 2021 di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Bangkit dari Pandemi dengan Literasi Digital”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Dosen Ilmu Komunikasi LSPR Communication and Business Institute, Dewi Rachmawati; Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Startup Hipmi PT Sulsel, Rizky Wijaya; Founder IDNESIAN/Penulis Buku Authentic Millennials Branding, Tedi Hendratno; dan Mompreneur, Gadis Maharani. Adapun bertindak sebagai moderator adalah Penyiar Radio, Mila Karmila. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan video Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama Dewi Rachmawati membawakan tema “Tren Pekerjaan dan Bisnis di Dunia Digital”. Dia mengatakan, dalam berbisnis daring ada beragam kanal yang bisa diakses untuk pemasaran produk, di antaranya broadcast chat, media sosial, lokapasar, aplikasi daring. “Bisnis daring bisa dilakukan oleh siapapun, di mana saja, kapan saja, dengan modal berapa saja, serta dapat menyasar pasar lebih luas dan keuntungan lebih besar,” ujarnya.

Berikutnya, Gadis Maharani menyampaikan topik “Pengembangan Usaha UMKM di Masa Pandemi Melalui Optimalisasi Penggunaan dan Pengelolaan Media Digital”. Dia mengatakan, di masa pandemi Covid-19, mayoritas UMKM menurun keuntungannya, bahkan ada yang gulung tikar. Untuk itu, pelaku UMKM perlu strategi agar bisnis dapat bertahan dan tetap berkembang, salah satu caranya dengan mengoptimalkan pemasaran digital. “Dengan melakukan digitalisasi pemasaran, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan penjualannya,” ucapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Tedi Hendratno membawakan tema “Budaya Digital dan Transformasi Sosial”. Tedi menyebut mindset kita tentang digital masih salah. Digital bukan hanya tentang media sosial, pemanfaatan aplikasi atau sistem, melainkan bagaimana setiap dari kita mampu menyiapkan input yang baik untuk proses interaksinya. “Transformasi digital yang berbasis pada mindset takut tertinggal hanya akan membuat kita menjadi follower,” ucapnya.

Adapun sebagai pemateri terakhir, Rizky Wijaya menyampaikan tema “Pilihan Investasi yang Aman dan Menguntungkan Selama Masa Pandemi Covid-19”. Dia mengatakan, di dunia investasi ada dua hal yang perlu diwaspadai, yakni investasi bodong dan inflasi. “Berhati-hatilah dengan berbagai penawaran atau janji-janji keuntungan yang terlalu bombastis dan risiko yang terlalu kecil. Bisa-bisa akan membuat uang kamu hilang,” kata Rizky.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. “Bagaimana cara mempromosikan bisnis supaya menarik dan dipercaya masyarakat?” tanya Budi Darmawan, salah satu peserta kegiatan literasi digital. Saran dari Dewi Rachmawati, tonjolkan keunikan bisnis kita. “Selain itu, maintain pelanggan juga penting apalagi di era digital. Ketika orang puas dengan pelayanan dari penyedia jasa, dia akan dengan sukarela kasih rating bagus,” tuturnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun media sosial @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed