oleh

Bahaya!! Pemotongan Sertifikasi Guru di Pinrang Tanpa Konfirmasi Pemilik Rekening, Duit Yang Diambil Berfariasi

-Berita-415 views

PINRANG – Guru SD mengeluhkan adanya pemotongan tunjangan sertifikasi yang terjadi sejak tahun lalu. Dalihnya, untuk Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang diketahui masuk program nasional.

Abdul salah seorang Guru SD di Pinrang kepada Infomakassar.net menceritakan mulanya kejadian itu. “Pemotongan terjadi pada Oktober-November-Desamber 2020 sebesar 4 persen. Lalu Januari-Maret dan April-Mei 2021 terjadi pemotongan 1 persen. Alasan pemotongan untuk BPJS, pemotongan hanya bagi Guru TK, SD, SMP dan tidak ada pamberitahuan sebelumnya. Tahu-tahu tunjangan sudah terpotong saat kami terima melalui rekening,” tukasnya.

Adanya perbedaan persentase pemotongan antara tahun lalu dengan tahun ini dinilai menimbulkan kecurigaan. Pihaknya terus mempertanyakan pemotongan yang mengatasnamakan BPJS lantaran hanya membebankan kepada Guru TK, SD, SMP sedangkan mereka juga tiap bulannya membayar Askes.

“BPJS itu kan program nasional. Tapi yang terjadi, hanya Guru TK, SD, SMP yang mendapat potongan. Guru SMA tidak dapat potongan. Lalu, di daerah lain seperti Kabupaten Barru, Majene dan Pangkep juga tidak ada pemotongan,” kata Abdul.

Lanjut. “Seandanya itu perpres pasti semua kabupaten di potong semua dan juga kenapa SMA tidak ada pemotongan kalau memang itu perpres, kami juga curiga karna tahun kemarin pemotongan 4 persen tahun ini 1 persen apakah memang tiap tahun perpers dikeluarkan. Pinrang sendiri ada sekitar 3000-an Guru SD yang harus rela tunjangan sertifikasinya dipotong,” tuturnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak Dinas Pendidikan enggan berkomentar meski sudah dikonfirmasi. Redaksi menunggu klarifikasi.

Komentar

News Feed