oleh

Pemda Jayawijaya Diminta Keras Stop Ciptakan Konflik Horizontal

-Berita-259 views

MAKASSAR – Forum Solidaritas Mahasiswa Distrik Muliama melaksanakan aksi penolakan pembelian tanah dari Pemda Jayawijaya yang tidak melibatkan masyarakat. Selasa, 17 Agustus 2021 pagi di Asrama Distrik Muliama Jl. Perintis.

Aksi yang dipimpin Arman Lengka selaku Jenderal Lapangan menyatakan keras penolakan itu dengan alasan menolak pembelian tanah dari Pemda Jayawijaya tanpa melibatkan masyarakat yang memiliki hak layak.

Di lokasi ini terpantau para mahasiswa membentangkan spanduk yang bertuliskan protesnya. Selain itu tuntutan para mahasiswa ini seperti, “Tanah Konam bukan hanya milik segelintir kepala suku tetapi tanah Konam milik semua suku yang ada di Lapago. Penyerahan tanah Konam dianggap tidak sah karna tidak melibatkan semua suku hak Ulayat yang ada di lembah Baltem,” kata Arman.

Tidak hanya itu, kritikan pedas untuk Pemda Jayawijaya melalui tulisan spanduk salah satunya, “Kami mengutuk keras para tokoh intelektual, tokoh adat, tokoh agama, instansi terkait yang menjadikan tanah Konam sebagai lahan bisnis. Kami dengan tegas menolak pergeseran Kab. Jayawijaya ke Distrik Muliama dan siap mengembalikan sebagian danah yang telah diberikan untuk lokasi Konam dengan jumlah Rp7.300.000.000 (tujuh miliar tiga ratus juta rupiah). Pemerintah Kab. Jayawijaya stop menciptakan konflik horizontal di tengah masyarakat. Apabila pemerintahan Kab. Jayawijaya tidak mengindahkan terjadi konflik horizontal maka Pemda Jayawijaya harus bertanggungjawab penuh,” kutip spanduk mereka.

Komentar

News Feed