oleh

Pola Asuh Digital yang Baik Cegah Anak Kecanduan Gawai

GOWA, 10 Agustus 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali diadakan di Gowa, Sulawesi Selatan. Kali ini sebanyak 799 peserta antusias mengikuti dilaksanakan secara virtual dengan pembahasan tema kali ini adalah “Kiat Cegah Kecanduan Digital pada Anak”. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari dosen Komunikasi Telkom University dan pegiat Japelidi, Clara Novita Anggraini; Public Speaking Trainer & Co-Founder Kelas Bebas Bicara, Indry Wijaya; psikolog dan dosen, Titin Chomariah; serta kreator konten gaya hidup, Kevin Horax. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Desy Indira selaku Digital Enthusiast. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Clara Novita Anggraini yang membawakan tema “Digital Skil: Mesin Pencarian Informasi”. Menurut dia, orangtua harus menjadi contoh yang baik bagi anak dan mampu menganalisa setiap informasi yang diterima. “Bandingkan informasi dari berbagai sumber berbeda, minimal berselancar ke lima situs kredibel supaya valid,” terangnya.

Berikutnya, Kevin Horax menyampaikan materi berjudul “Berpikir Bijak Sebelum Mengunduh di Internet”. Dia menyarankan agar teliti sebelum mengunduh aplikasi demi keamanan data pribadi. “Saat hendak mengunduh dan ada permintaan akses ke galeri, nomor kontak atau lokasi, patut dicurigai. Aplikasi yang mencurigakan sebaiknya hapus saja dari gawai,” ujarnya.

Sebagai pemateri ketiga, Indry Wijaya membawakan tema “Membudayakan Penggunaan Gadget Secara Efektif pada Anak Sedini Mungkin”. Menurut dia, harus ada komitmen antara orangtua dan anak terkait penggunaan gawai. Kesepakatan ini diperoleh dari komunikasi yang baik antara orangtua dan si anak. “Jika anak melanggar bisa diberi hukuman, bukan tiba-tiba diberi hukuman tanpa ada penjelasan terlebih dahulu,” tuturnya.

Pemateri terakhir, Titin Chomariah, menyampaikan tema “Peran Orangtua dalam Pendidikan Internet Aman dan Sehat untuk Anak”. Dia menegaskan, pola asuh digital bukan sekedar orangtua memfasilitasi semua kebutuhan teknologi anak. “Lakukan pendampingan secara psikologis untuk anak dan remaja yang berkaitan dengan teknologi dan internet,” pesan dia.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Salah satu peserta webinar, Indranto Tanu, bertanya tentang bagaimana cara orangtua dalam memberitahu anak usia remaja yang terlalu banyak bermain gawai. Indry Wijaya menyarankan untuk berkomunikasi dengan anak sesuai usianya dan berbicara dengan anak dalam suasana menyenangkan. “Pilih waktu yang tepat untuk berbicara supaya anak tidak kesal,” pesannya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed