oleh

Jeli Melihat Peluang Usaha Daring yang Menghasilkan Uang

BOLAANG MONGONDOW – Perkembangan internet dan teknologi informasi membuat banyak peluang usaha tercipta. Melalui lokapasar (e-commerce) atau sosial media, masyarakat dapat membuka usaha daring. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo menyelenggarakan program yang dilaksanakan secara virtual di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara pada hari ini (6/8) dengan mengangkat tema “Bangkit dari Pandemi dengan Literasi Digital”. Program ini merupakan bagian dari Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital”. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini menghadirkan 930 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Former LinkAja dan Lazada Group Lead Integrator Online, Yusuf Abid; pendiri E-Pasar SatuPlus, Gusman Laeta; kreator konten, Tiara Taradipa; serta Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo, Salahudin Olli. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Mila Karmila selaku penyiar padio. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Yusuf yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital”. Menurut dia, revolusi industri 4.0 semakin merubah moda produksi barang dari sebelumnya sudah terotomatisasi kini kian terdigitalisasi. Karenanya, keterampilan digital mencakup berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif menjadi penting untuk dikuasai.

Berikutnya, Gusman menyampaikan materi etika digital berjudul “Sosialisasi E-Pasar bagi Para Pelaku UMKM”. Ia mengatakan, identifikasi target pasar dengan tepat, laman pengenalan produk, branding usaha lewat media sosial, dan pemahaman akan periklanan daring adalah aspek-aspek strategi marketing yang mutlak diperlukan bagi kesuksesan digitalisasi UMKM.

Sebagai pemateri ketiga, Tiara membawakan tema budaya digital bertema “Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Produktif”. Menurut dia, untuk mengurangi pola pikir konsumtif, biasakan bersyukur, pikir ulang 5-7 kali sebelum membeli barang mahal, tulis prioritas kebutuhan, dan tanamkan pola pikir jangka panjang. Selanjutnya, kembangkan hobi dan bakat, olahraga, jeli melihat peluang, perluas pertemanan, serta menikmati proses menjadi lebih produktif.

Adapun Salahudin, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pilihan Investasi yang Aman dan Menguntungkan Selama Masa Pandemi Covid-19”. Ia mengatakan, tips berinvestasi antara lain lakukan investasi sekarang juga sesuai tujuan, pilih instrumen yang bisa melawan inflasi, lakukan diversifikasi investasi, pilih investasi yang tepat, dan mulailah dengan investasi kecil. “Jangan lupa pastikan pilihan instrumen investasi kita diawasi oleh OJK,” pungkasnya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaan menarik peserta di adalah tentang bagaimana tips agar tidak tergoda belanja karena diskon. Narasumber menyarankan untuk mempertimbangkan kualitas barang, kesesuaian dengan kebutuhan, dan kecukupan anggaran kita. Antusiasme para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber dihargai panitia dengan memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed