oleh

Pemilik Cafe Yang Viral di Panciro Gowa Disebut Tidak Hamil, Netizen: Makin Kesini Makin Meragukan

-Berita-608 views

GOWA – Pemilik salah satu Cafe di Panciro, pasutri Ivan dan Riyana Khastury yang menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota Satpol PP Gowa, disebut Riyana Khastury (RK) tidak hamil.

Padahal rekaman video yang beredar viral di sosial media menyebutkan bahwa RK sedang hamil dan mengalami pecah ketuban usai peristiwa pemukulan itu.

Hal itu diungkapkan sendiri Ivan sang suami jika istrinya sedang hamil “sedang hamil pak, santai maki,” ungkap Ivan dalam rekaman video saat Satgas PPKM sidak dan meminta kelengkapan surat izin Cafenya namun tidak memperlihatkan, sebelum terjadi keributan, Rabu, 14 Juli 2021, malam.

Saat RK digiring ke salah satu Rumah Sakit dalam kondisi pinsang, ada salah satu dokter di Rumah Sakit ini menyebutkan bahwa RK tidak hamil “ko tidak hamil ini,” kata RK dalam rekaman videonya sambil meniruh dokter yang saat itu memeriksanya.

Sebelumnya RK diminta untuk di USG agar memastikan kehamilannya, namun, RK menolak dan tidak ingin di periksa dengan alasan kehamilannya tidak bisa dijangkau dengn pikiran logika.

“Kalau kedokter memang tidak bisa, tidak nampak, bisa buka itu di saya, tiap bulan, tiap bulan, perut saya bagaimana, bagaimana, kadang agak besar, sebentar agak kempes, sebentar besar, sebentar kempes. Masalahnya ini pengobatan saya sendiri pak, memang tidak bisa dijangkau dengan pikiran logika,” kata RK dalam rekaman video netizen di Rumah Sakit.

Menanggapi hal itu, netizen akun bernama @_ridhopal_ dalam komentarnya di Instagram @sosmedmakassar yang memposting hasil cuitan Facebook Ivan Van Houten “makin kesini makin meragukan juga ini ibu..supaya tambah viral mungkin,” kutip komentar @_ridhopal_

Tidak hanya itu, Kepala Bidang Komunikasi Kabupaten Gowa Arifuddin Zaeni saat dikonfirmasi media, Kamis, 16 Juli 2021, mengatakan jika RK tidak hamil.

“Amriana (RK), tidak mau kehamilannya dites. Dia tidak hamil. Waktu mau dites USG, dia tidak mau. Ini perempuan tidak hamil. Hasil tes plano tidak menunjukkan gejala hamil. Artinya apa?,” kata Arifuddin.(red)

Sekedar diketahui, Tim Patroli PPKM yang saat itu singgah di Cafe tersebut karena mendengar suara musik. Kemudian Tim mendatangi Cafe tersebut lalu meminta agar volume suara musik dikecilkan agar tidak terdengar keluar. Hanya saja saat ditegur terjadi kesalapahaman hingga terjadi insiden penamparan.

Sementara itu, oknum anggota Satpol PP yang diketahui berinisial MH telah ditetapkan tersangka usai Polres Gowa gelar perkara. Meski demikian MH belum menjalani penahanan karena masih menunggu proses internal sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN).

Komentar

News Feed