oleh

Literasi Digital Sulawesi 2021 Belanja Daring Hemat dan Selamat dengan Dompet Digital

LUWU TIMUR – Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, kembali diadakan secara virtual pada 23 Juni 2021 di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Bagaimana Berbelanja Online dengan Dompet Digital”. Kegiatan yang digelar secara gratis ini diikuti sebanyak 646 peserta. Nantinya, para peserta yang telah mengikuti kegiatan kali ini akan diberikan sertifikat.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Startup Ecosystem Builder Patrice Sagay, Ajeng Mawaddah Puyo yang berprofesi sebagai pembawa acara, pendiri The Emotional Human Reaction in Reflecting Incident Indah Arifah Febriyani, dan auditor senior sekaligus dosen Masdar Ryketeng. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Arin Swandari selaku penulis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Patrice Sagay yang membawakan tema “Cara Menggunakan Dompet Digital dalam Transaksi Elektronik”. Menurut dia, pandemi Covid-19 telah mendorong masyarakat bermigrasi ke dunia digital. Jika sebelumnya ada ATM dan kartu kredit, sekarang ada dompet digital yang mulai banyak digunakan masyarakat. “Kita semakin terbiasa menggunakan piranti digital, bahkan makan siang tinggal pesan dan bayar lewat ponsel,” ucap Patrice.

Berikutnya, Ajeng Mawaddah Puyo, menyampaikan materi berjudul “Memahami Aturan Bertransaksi di Dunia Digital”. Ajeng mengatakan, di samping dampak positif seperti kemudahan bertransaksi, dompet digital atau transaksi digital juga menyimpan risiko negatif jika pengguna tidak mengikuti aturan di dalamnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan aturan bagi konsumen, seperti menggunakan kode sandi unik dan tidak menggunakan sambungan internet publik. Sementara bagi pebisnis, salah satu aturannya adalah terdaftar di situs perdagangan daring. “Transaksi digital meningkat setiap tahun, maka diperlukan literasi digital untuk melindungi semua pengguna,” kata Ajeng.

Sebagai pemateri ketiga, Indah Arifah Febriyani membawakan tema tentang “Pilih Mana: Nabung atau Belanja Online?”. Indah mengakui bahwa pandemi mengubah banyak hal termasuk cara berbelanja yang kini beralih ke daring. “Cara menyikapi perubahan tersebut adalah dengan membuat skala prioritas, jangan lupa menabung, dan kurangi ketergantungan pada e-banking,” imbuhnya.

Adapun Masdar Ryketeng, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Main Aman saat Belanja Online”. Dalam paparannya, Masdar menyampaikan beberapa masalah yang kerap muncul saat berbelanja daring, seperti salah pesan barang, barang yang datang tidak sesuai, kualitas produk mengecewakan, proses pengiriman tersendat, dan adanya biaya tambahan. “Tips untuk mengantisipasinya, antara lain periksa reputasi penjual; baca ulasan produk, deskripsi, dan harga; serta hindari transfer langsung,” pesannya.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiame dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed