oleh

SGMPP Makassar Distribusikan Logistik 432 Kilo Gram ke Papua

-Berita-167 views

MAKASSAR – Menanggapi bencana alam di Papua Kabupaten Yahukimo Solidaritas Gerakan Mahasiswa Papua Peduli (SGMPP- MAKASSAR) membantu mendistribusikan bahan logistik ke lokasi bencana di tiga titik yaitu Mampung suntamun, Kampung Tabasik, Kampung Yub.

Saat bencana banjir tanah longsor yang melanda tiga kampung terpencil area pedalamano papua ini, masyarakat kekurangan bahan makan dan lain lain.

Ilustrasi bencana tanah longsor banjir ini menurut sumber pihak keluarga salah satu tim Betwel Nabyal saat di konfirmasi via telepon. “Bencana banjir dan tanah lonsor membawa menghanyutkan tatanam masyarakat yang menjadi satu-satunya sumber kehidupan,” ungkapnya.

Mendengar kabar duka bencana di Papua, sebagai Putra atau Putri Papua merasa terpanggil hati untuk membantu meringankan beban duka tanah leluhur.

Penggerak SGMPP – Makassar Muh Ridwan Kambori Ketua Literasi Anak Papua (L.A.P) Asal Kabupaten Teluk Bintuni Mahasiswa Teknik Informatika UNHAS bersama beberapa kawan-kawan bertindak cepat membangun relasi ke beberapa organisasi daerah untuk sama – sama bergerak dalam aksi kemanusiaan.

Sembilan (9) Lembaga yang tergabung dalam gerakan peduli yahukimo yaitu LAP, IMP-UNHAS, KPMIT, IMHASS, IPMAFAK, IMAPA UKIP, KOMAPO, HKMA, HIPELMABINSUNA.

Aksi murni kemanusiaan ini sempat dicurigai berbelok oleh salah satu lembaga. Meski demikian, pihak SGMPP tak gentar dan terus melanjutkan niat tulus murni dalam misi kemanusiaan ini.

Tim SGMPP – MAKASSAR telah berada siang ini di Bandara Sentani halaman Kargo Bandara Sentani Jayapura mendistribusikan barang logistik.

Betwel Nabyal mengatakan, “barang sudah masuk di kargo bandara sentani menuju Bandara Oksibil kargo Tri Gana Mungkin sore atau besok pagi barang sudah ada tiba di oksibil,“ ungkap Betwel saat dihubungi.

“Logistik yang telah dibelanjakan dengan berat 432 kilo gram (Kg) telah didistribusikan, terkait penerima tanggung jawab kepercayaan misi kemanusiaan ini akan ditindak lanjuti oleh Bapak Pendeta Yoel Nabyal Sth dan Kepala Kampung Finsen Malyo,” ungkap Betwel.

Komentar

News Feed