oleh

Menyusul 3 Kades di Pinrang Akan Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi, Warga: Tidak Ada Syukurnya

PINRANG – LSM Pemuda Anti Korupsi (Paku) menyebut akan kembali melaporkan 3 Kepala Desa (Kades) terkait dugaan korupsi tahun anggaran 2019 dan 2020.

Diketahui sebelumnya, LSM Paku melaporkan secara resmi 6 Kades terkait dugaan korupsi tahun anggaran 2019 dan 2020 ke Kejari.

Baca berita: Enam Kades Resmi Dilaporkan ke Kejari Pinrang Terkait Dugaan Korupsi

Umar mewakili LSM Paku saat menghubungi Infomakassar.net mengatakan bahwa pekan depan pihaknya kembali akan melaporkan 3 Kades terduga korupsi dengan alasan baru memenuhi syarat berdasarkan hasil kajiannya.

“Enam (6) sudah masuk, dan pekan depan menyusul tiga (3) Kades lagi terkait kasus yang sama. Ini yang tiga baru memenuhi syarat berdasarkan hasil kajian kami,” kata Umar.

LSM Paku berharap agar Aparat Desa benar benar menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat “LSM Paku cuman berharap kedepannya aparat Desa ini benar benar menjalankan tugasnya sesuai tupoksi, salah satunya melayani masyarakat dan bertugas dengan hati yang ihklas, jangan juga jadi aparat Desa ujung ujungnya ingin memanfaatkan situasi, yah salah satunya, korupsi dan KKN lah,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ahmad salah satu warga masyarakat yang berhasil ditemui Infomakassar.net di persimpangan jalan samping grand mall, menyampaikan terkait adanya Kepala Desa yang dilaporkan dugaan korupsi, dirinya-pun sontak menyesalkan perbuatan para Kades tersebut.

“Tentunya disesalkan pak adanya Kades yang dilaporkan karena korupsi, kita memilih Kepala Desa-kan karena dilihat dia ingin bekerja, baik dan sosial. Tidak ada syukurnya itu pak Kades yang begitu, sudah ada gajinya tapi mau lagi ambil ambil uang negara,” kata Ahmad.

Komentar

News Feed