oleh

Literasi Digital Sulawesi 2021 Nyaman Bermedia Sosial, Jangan Merusak Bahasa

TORAJA UTARA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siber Kreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 10 Juni 2021 di Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial.”

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Irwan ST selaku naravlog Bicara Buku; Upi Asmaradhana selaku Duta Literasi Digital Sulawesi Selatan; Fritz V Wongkar selaku Pemimpin Redaksi KabarToraya.com; dan Ibnu Dwi Cahyo selaku peneliti Lembaga Keamanan Siber dan Digital CISSReC. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Agung Cahyono selaku jurnalis TV senior. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Narasumber pertama, Irwan ST, membawakan materi “Digital Skills: Positif, Kreatif, dan Aman di Medsos.” Menurut dia, ada tiga alasan untuk bersikap positif di media sosial. Pertama, emosi negatif bertahan lebih lama. Kedua, emosi positif mendukung perkembangan individu. Ketiga, jejaring sosial dapat memperkuat pesan. Contoh aksi positif di media sosial, di antaranya berbagi ide inspiratif, mengirim konten positif seperti ilmu pengetahuan dan keterampilan. “Kita juga bisa membangun jejaring, komunitas, dan jenama yang positif,” imbuh Irwan.

Dalam kesempatan yang sama, Upi Asmaradhana, memaparkan materi “Digital Culture: Penggunaan Bahasa Yang Baik dan Benar di Dunia Digital, Khususnya Media Sosial.” Menurut Upi Asmaradhana, karakteristik media sosial ada empat, yaitu partisipasi, keterbukaan akses, saling berbagi, dan konektivitas. Namun, kendala terbesarnya adalah penggunaan bahasa yang kurang baik. Untuk itu, gunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami, hindari hoaks, jangan menulis isu sensitif serta hargai hak cipta karya orang lain. “Prinsip dalam bermedia sosial dengan bahasa yang baik dan benar, adalah baca, verifikasi, tanggapi, serta sabar,” terang Upi.

Dalam kesempatan yang sama, Fritz V Wongkar menguraikan materi etika digital “Aman dan Nyaman Bermedia Sosial: Bijak di Kolom Komentar.” Menurut dia, bijak berkomentar di media sosial memiliki peran mendasar bagi kebebasan berekspresi. Hal tersebut terkait banyak hal, seperti perasaan orang lain, hukum, hak asasi berpendapat, privasi diri sendiri, dan jejak digital. “Kebebasan berpendapat dan antusiasme menyampaikan informasi jangan sampai berakhir dengan perkara hukum,” pesan Fritz.

Pembicara terakhir, Ibnu Dwi Cahyo, memaparkan materi “Digital Safety: Insight & Digital Safety, Cyberspace Era.” Menurut Ibnu, pengguna internet perlu mengenal dan memahami rekam jejak digital. Dia mengungkapkan beberapa ancaman di internet, seperti perundungan dan ancaman siber, predator daring, pornografi dan pornoaksi, serta cyberstalking. “Untuk itu, keamanan data pribadi penting untuk dijaga karena ada potensi ancaman seperti virus, pesan sampah, penyadapan, sampai peretasan untuk tujuan yang tidak baik,“ kata Ibnu.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp 100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.(***)

Komentar

News Feed