oleh

Proyek Kementerian PUPR di Mattiro Bulu Pinrang Disebut ‘Bohongi’ Warga

PINRANG – Proyek Jalan Beton dan Talud, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di kecamatan Mattiro Bulu dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, belum dimanfaatkan sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

Ditelusuri Infomakassar.net, Sabtu (29/5/21) siang, rupanya proyek itu milik Kementerian PUPR yang menelan anggaran sebesar Rp600 juta, dikerjakan sesuai Perintah Mulai Kerja (SPMK) sejak 15 April 2021.

Hasil pantauan, terdapat keretakan membelah pada atas badan Jalan Beton ini, tidak hanya itu, di sepanjang lokasi tidak terdapat adanya pekerjaan Talud sesuai pemberitahuan papan informasi proyek.

Ahmad salah satu warga Mattiro Bulu, menyampaikan ucapan terimakasinya atas adanya proyek tersebut untuk memudahkan akses transportasi, namun dirinya berpesan agar setiap pekerjaan tidak asal asalan.

“Kami terimakasi tentunya kepada pemerintah dengan adanya proyek ini untuk memudahkan transportasi kami di sini, namun tolong juga setiap pekerjaan seperti itu jangan dikerja asal asalan, masa baru beberapa hari sudah retak, baru tidak ada taludnya, nabohongiki,” ucap Ahmad saat ditemui Infomakassar.net yang tidak jauh dari lokasi ini.

Hingga berita ini ditayangkan, kontraktor tidak memberikan tanggapan meski sudah dikonfirmasi berkali kali, sehingga Redaksi menunggu klarifikasi.

Komentar

News Feed