oleh

Rabat Beton Desa Padaelo Pinrang Lagi-lagi Ditemukan Retak

PINRANG – Rabat Beton di Dusun Barang Desa Padaelo Kecamatan Mattiro Bulu mengalami keretakan dan kerikil berhamburan ke Jalan.

Baca berita terkait: Pembangunan Kantor Desa Padaelo Pinrang Gunakan Anggaran Dana Desa Disebut Menyalahi Aturan

Baca berita terkait: Kepala Desa Padaelo Menjerit Tak Dapat Keuntungan dari Pembangunan Fisik 2021

Baca berita terkait: Rabat Beton dan Talud Desa Padaelo Pinrang Hancur Berkeping Keping, Negara Merugi

Proyek yang dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa 2020 ini menelan anggaran sebesar Rp30 juta.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa (Kades) Padaelo tidak berkomentar banyak, “anggarannya ia Rp30 juta, mobil truk lewat jadi retak,” katanya.

Menurut Putra Ketua LSM Pemuda Anti Korupsi, keretakan itu terjadi diakibatkan karena mutu pada Rabat Beton tidak mencapai kualitas sehingga terjadi keretakan yang membelah jalan.

“Keretakan itu terjadi diakibatkan mutu pada Rabat Beton tidak berkualitas, kalau kualitas sesuai SOP biar 5 tahun sampai 7 tahun tidak terjadi keretakan, apalagi retaknya itu sampai membelah jalan, itu berarti kualitasnya tidak terjamin, mungkin saja pada saat dikerjakan itu material yang digunakan tidak sesuai juknis ataukah spek yang digunakan diakal akali sehingga Rabat Betonnya lemah,” tutur Putra, (23/5/21) siang.

Komentar

News Feed