oleh

Rehab Jembatan Londe Desa Lembang Mesakada Disebut Berbau Korupsi, Berikut Penampakannya!

-Berita-50 views

PINRANG – Penampakan Jembatan Londe Desa Lembang Mesakada berkarat padahal disebut telan anggaran Rp100 juta menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2019.

Baca juga: Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Kepala Desa di Polres Pinrang?

Baca juga: Kepala Desa Mesakada Pinrang Diduga Korupsi Anggaran Alokasi Dana Desa

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Lainnya Desa Mesakada Pinrang Akan Dibawa Ke Polda Sulsel

Baca juga: Kontraktor Proyek Jalan Tani Desa Lembang Mesakada Disebut Bohongi Warga Lewat Papan Proyek

Ditelusuri Infomkassar.net, Minggu, (2/5/21) siang, bersama masyarakat setempat, jembatan tersebut sudah berkarat dan rawan terjadi ambruk.

Berdasarkan pantauan, lantai jembatan gantung ini menggunakan kayu serta menggunakan kawat yang menjulang sebagai penyangga.

Menurut LSM Pemuda Anti Korupsi (Paku) di Pinrang ini menduga adanya pemanfaatan anggaran. “Kami duga lantai jembatan gantung londe tersebut tidak memakai atau memasang kayu siku, agar jembatan gantung tidak mudah goyang dan tahan lama dan kawat seleng penggantung hanya dipasang saja dilihat dari pemasangan dan kawat seleng penyeimbang hanya dipasang saja tidak mementingkan kualitas jembatan,” tutur Putra Ketua LSM Paku.

Selain itu kata dia, “kondisi rehab jembatan gantung londe yang telah selesai tersebut ada indikasi telah terjadi praktek mark up anggaran untuk biaya rehab jembatan gantung tersebut, karena dengan volume kegiatan 1,5 meter kali 54 meter dengan hanya mengganti kayu dan besi, kawat seleng, baut dan lain-lain tidak memakan sampai 100 juta rupiah,” kata dia.

Mestinya lanjut Putra, “ada beberapa bagunan jembatan semestinya diperbaiki tapi tidak diperbaiki di antaranya abutmen jembatan ada beberapa titik yang mengalami kerusakan dan beberapa portal yang retak tapi tidak diperbaiki, dinding jembatan sudah beberapa yang rusak dan karatan tapi tidak diganti. Tidak sampai menelan anggaran sampai Rp100 jutaan, karena kita dapat menghitung berapa kubik kayu untuk itu, sehingga ada dugaan rehab jembatan gantung di Desa Lembang Mesakada tersebut berbau korupsi,” ungkap Putra.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Desa Lembang Mesakada Pinrang enggan berkomentar.

Komentar

News Feed