oleh

Kepala Desa Mesakada Pinrang Diduga Korupsi Anggaran Alokasi Dana Desa

-Berita-156 views

PINRANG – Laporan dugaan korupsi Kepala Desa Lembang Mesakada Kecamatan Lembang sudah bergulir di Inspektorat.

Pekerjaan yang dipersoalkan tersebut merupakan Peningkatan Jalan Beton Kondo Pallembongan di Desa Mesakada yang menelan anggaran sebesar Rp150 juta rupiah bersumber dari alokasi dana desa tahun anggaran 2020. Laporan itu menyebutkan adanya dugaan korupsi oleh Kepala Desa Mesakada.

Menurut Putra Ketua LSM Paku bahwa laporan tersebut adanya indikasi korupsi pada proses pengerjaan yang dengan sengaja melenceng dari juknis sebenarnya.

“Peningkatan Jalan Beton Kondo Pallembongan desa lembang mesakada kecamatan lembang kabupaten pinrang dengan jumlah anggaran Rp150.755.500 juta dengan mengunakan anggaran alokasi dana desa tahun 2020 disinyalir menggunakaan batu gunung atau batu pecah yang ukurannya sangat besar yang dicurigai tidak mengikuti juknis pembangunan rabat beton yang seharusnya menggunakan cipping atau batu kecil, sehingga ada upaya kesengajaan keluar dari juknis dan terjadi mark up anggaran untuk meraup keuntungan di dalamnya,” tutur Putra kepada Infomakassar.net, Senin, (26/4/21) siang.

Pada Saat Proses pengerjaan 2020

Selain itu kata Putra, pekerjaan tersebut diprediksi tidak bertahan lama dikarenakan kualitas pada material tidak sesuai petunjuk teknis sehingga akan mengalami kerusakan.

“Analisis kami, jika material pasir yang bercampur tanah pada Peningkatan Jalan Beton Kondo Pallembongan itu digunakan akan mengalami kerusakan dalam waktu cepat karena tidak mengikuti campuran beton yang semestinya, sehingga analisa pada penerapan di lapangan melenceng,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Desa Mesakada enggan berkomentar meski sudah dikonfirmasi.

Komentar

News Feed