oleh

Telan Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Irigasi CV Resky Putra Mandiri di Pinrang Retak-retak

-Berita-108 views

PINRANG – Berdasarkan laporan masyarakat, jika Pekerjaan Rehabilitasi Saluran Daerah Irigasi Pandameang, Desa Batulappa, Kecamatan Batulappa, diduga melenceng dari RAB sehingga mengakibatkan keretakan dibeberapa titik badan Irigasi.

“Kami curigai mutu yang jadi penyakit sehingga tidak sesuai dengan yang ada di RAB, sehingga sudah ada beberapa titik yang retak, berlubang dan kami juga mencurigai volume pekerjaan tidak sesua di RAB sehingga terjadi mark up anggaran,” tutur Ahmad (nama disamarkan) warga masyarakat saat menghubungi Infomakassar.net, Minggu, (11/4/21) siang.

Baca juga: Bantuan Alsintan RMS di Pinrang Disebut Diperjual Belikan, Harga Hingga Ratusan Juta?

Baca juga: Terkait Dugaan ‘Jual Beli’ Alsintan RMS di Pinrang, Oknum Bermain Lewat Proposal?

Baca juga: Pembangunan Kantor Desa Padaelo Pinrang Gunakan Anggaran Dana Desa Disebut Menyalahi Aturan

Baca juga: Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Kepala Desa di Polres Pinrang?

Baca juga: LSM Paku Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Desa Salipolo Pinrang Sampai Ada Tersangka

Ditelusuri Infomakassar.net, Selasa, (13/4/21) siang, rupanya pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV Resky Putra Mandiri dengan anggaran Rp440.296.000 juta bersumber dari APBD tahun anggaran 2020. Dari pantauan di lokasi bersama warga setempat, terdapat di beberapa badan Irigasi terlihat retak retak.

“Sudah banyak yang retak retak pak,” tukasnya saat berada di lokasi.

Tidak hanya itu, dia juga mencurigai adanya permainan spesifikasi pada pekerjaan lantai Irigasi “setahu kami, seharusnya ketebalan 20 cm tapi hanya 10 cm yang kami lihat, kami curigai irigasi ini tidak mengikuti gambar yang telah ditentukan oleh konsultan perencana,” katanya.

Saat dikonfirmasi pihak CV Resky Putra Mandiri enggan berkomentar dengan alasan masih dalam pengecekan, sehingga Redaksi menunggu klarifikasi.

Komentar

News Feed