oleh

Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Haji?, Kejati Sulsel Diminta Segera Tindaklanjuti

-Berita, Nasional-135 views

MAKASSAR – Perhimpunan Mahasiswa Aktivis (PMA) Sulsel datangi Kejati Sulsel dengan membawa megapone dan bendera. Rabu (14/4/21).

Aksi unjukrasa yang dipimpin Sahar sebagai Jendral Lapangan itu meminta agar kasus dugaan korupsi alkes RSUD Haji Makassar tahun anggaran 2018 dengan total kurang lebih Rp23 miliar segera ditindaklanjuti dan menangkap otak pelaku tersebut.

Dalam orasinya dia menyebutkan, dugaan korupsi itu dibuktikan dengan adanya alkes laparascopy yang terdaftar dalam e-catalog dilelang berkisar Rp3 miliar dan berujung pada salah beli pihak penyelenggara RSUD Haji sehingga tidak dapat digunakan.

“Dugaan korupsi ini dapat dibuktikan dengan adanya alkes laparascopy 3 miliar dengan alasan salah beli yang digudangkan. Laparascopy itu terdaftar dalam e-catalog cuman ditaksir anggarannya 1 miliar tapi diduga dengan sengaja ikut dilelang agar oknum penyelenggara dapat keuntungan di dalamnya,” teriak Sahar dalam orasinya.

Tidak hanya itu, orator lainnya juga menyampaikan kasus dugaan korupsi terjadi di Kabupaten Jeneponto pada pembangunan Puskesmas Bontoramba dan Binamu yang menelan anggaran puluhan miliar tahun anggaran 2019 dan belanja alkes.

Lanjut dikatakan, selain itu, massa aksi juga meminta untuk memeriksa relokasi anggaran 2020 Kota Pare Pare yang dibagi ke 18 SKPD terkait anggaran Covid 19.

“Kami akan kembali ke Kejati Sulsel pekan depan untuk menindaklanjuti kasus ini,” tegas Sahar.

Dalam aksinya, massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan tangkap dan adili pelaku korupsi alkes. Hingga aksi ini selesai situasi lalulintas di jalan Urip Sumoharjo, lancar.

Komentar

News Feed