oleh

Istri Jurnalis di Papua Melarikan Diri, Kuasa Hukum Minta Polisi Tindaki Otak Pelaku

-Berita-221 views

FAKFAK – Pelarian istri seorang Junalis, Nurjana di Kaimana Papua Barat berbuntut panjang, pasalnya, sang suami mencurigai otak pelaku pelarian istrinya didalangi oleh sang mertua dan kaka kandung sang istri.

Menurut Ibrahim Jurnalis bahwa “pelarian ini diotaki oleh martua dan kaka kandung nurjana Eni, serta adiknya Ama yang tak setuju atas pernikahan keduanya, padahal orang tua kandung nurjana, Witarsa sudah memberikan wali untuk menikahi anak gadisnya yang bernama nurjana,” tutur Ibrahim (8/4/2021).

Istri Ibrahim

Lanjut dikatakan, Nurjana selaku istri tidak memberikan nafka batin kepada suaminya selama 4 tahun,” saya berikan nafka lahir kepada istri nurjana dan anak saya selama 4 tahun lebih,” kata Ibrahim.

Selain itu, Kuasa Hukum Ibrahim, Pieter SH menyampaikan ada Indikasi KDRT Pcsikis Nurjana kepada suaminya.

“Nurjana kabur dengan membawah 2 orang anak gadis, di Kab. Kaimana Propinsi Papua Barat selama 4 tahun. Tanpa alasan Nurjana enggan kembali ke pangkuan sang suami, saya meminta Nurjana ke pengadilan agama dan ikut sidang isbag namun menolak. Kami berharap agar pihak kepolisian dapat melakukan tindakan dan penegakan terhadap nurjana karena 4 tahun melarikan diri tampa izin suami, tidak beri nafka batin selama 4 tahun dan diduga kuat melakukan hubungan dengan laki laki lain,” kata Pieter SH.

Sedangkan kata Ibrahim, tindakan sang istri sangat disayangkan dan akan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib.

“Sudah keterlaluan nurjana dan martua, Kaka Kandung Eni serta adiknya Ama dengan senggaja melakukan pembiaran dan merusak ruma tangga saya, saya juga meminta kepada masyarakat yang melihat nurjana agar melaporkan ke pihak berwajib terdekat,” kata Ibrahim.

Komentar

News Feed