oleh

Pembangunan Kantor Desa Padaelo Pinrang Gunakan Anggaran Dana Desa Disebut Menyalahi Aturan

-Berita-199 views

PINRANG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Anti Korupsi (Paku) mencurigai adanya permainan diproyek pembangunan kantor Desa Padaelo Kecamatan Mattiro Bulu Pinrang, Rabu (7/4/21) malam.

“Kami curigai pembangunan kantor Desa Padaelo Kecamatan Mattiro Bulu ini ada permainan, pasalnya pembangunan kantor Desa Padaelo menggunakan anggaran dana desa, sedangkan setahu kami, tidak diatur dalam permendes PDTT nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020,” kata Putra Ketua LSM Paku saat menghubungi Redaksi Infomakassar.net.

Ditelusuri, rupanya pembangunan itu menggunakan anggaran dana desa tahun anggaran 2020 yang sudah menelan ditaksir sebanyak Rp136 juta rupiah.

“Iye pak, anggaran dana desa itu pembangunan tahun anggaran 2020, anggarannya kurang lebih Rp136 juta yang dipakai,” tukas salah satu warga yang tidak jauh dari kantor Desa Padaelo yang berhasil ditemui.

Rencananya, LSM Paku akan melaporkan kasus tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami sudah rencanakan akan melaporkan kasus ini ke pihak APH,” kata Putra Ketua LSM Paku.

Pengakuan Kepala Desa Padaelo Muhammad Natsir jika kasus tersebut sudah dalam pemeriksaan Inspektorat. “Sudah diperiksa inspektorat itu,” katanya saat dihubungi Redaksi, Jumat (9/4/21).

Komentar

News Feed