oleh

Bantuan Alsintan RMS di Pinrang Disebut Diperjual Belikan, Harga Hingga Ratusan Juta?

-Nasional-538 views

Infomakassar.net – Bantuan alsintan untuk tahun anggaran 2021 lewat jalur aspirasi partai Nasdem di DPR RI berhembus kabar akan diturunkan. Namun banyak issu yang berkembang seperti di Kabupaten Pinrang, alat mesin pertanian (alsintan) itu diduga kuat malah diperjual belikan oleh sejumlah oknum di kubuh Partai Nasdem di Pinrang.

Alat mesin pertanian itu mestinya untuk bantuan para petani di desa-desa, seperti traktor empat (4) roda dan mesin panen multikomoditas (Multicrops Combine Harvester).

Menurut informasi yang diperoleh Infomakassar.net, bantuan alsintan yang dipelopori oleh anggota DPR RI dari Partai Nasdem Haji Rusdi Masse (RMS) diprediksi akan sama kasusnya di Pinrang pada tahun sebelumnya.

Menurut inisial RA salah satu Kelompok Tani di Pinrang mengeluhkan adanya jual beli alsintan tersebut yang ditaksir harganya mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Menurut warga tersebut harga yang dipatok itu memberatkan bagi petani di Pinrang.

“Kalau saya berat itu, karna dompeng saja harganya juta, saya kira itu bantuan gratis untuk petani, tapi ternyata dijual, yang mana sebenarnya bantuan gratis tidak pernah saya liat, seperti 2020 itu dijual bukan gratis jadi kayak kami di bodoh bodohi di sini,” tutur RA, saat dikonfirmasi Infomakassar.net, Sabtu (13/3/21) sore.

Dia juga mencurigai jika alsintan yang akan turun pada 2021 ini, tidak berbuah gratis tapi dengan model yang lama alias ‘diperjualbelikan’ terhadap petani atau oknum tertentu.

“Biar lagi ada bantuan 2021 ini tidak gratis, liat saja begitu begitu terus ji modelnya itu karna ada oknum di dalam saya curigai main jadi jangan bermimpi untuk dapat bantuan gratis alsintan. Harapannya agar pak RMS tahu keluh kesah masyarakat,” kata RA sambil bernada kecewa.

Adapun hasil penelusuran Infomakassar.net di lapangan, item alsintan yang disebut turun pada 2020, seperti, Handtractor (dompeng) ditaksir sebanyak kurang lebih 200 unit, diduga dijual perunit dengan harga ditaksir Rp6 juta sampai Rp8 juta rupiah. Kemudian, Tractor empat (4) roda ditaksir sebanyak kurang lebih 40 unit, diduga diperjual belikan seharga Rp115 juta sampai Rp125 juta perunit. Dan Combine Hanvaster sebanyak kurang lebih 5 unit, diduga diperjual belikan seharga Rp180 juta sampai 200 juta perunit.

Mendengar hal itu, Ketua DPC Nasdem Pinrang membantah tudingan ini dan menyampaikan agar pemberitaan tersebut tidak ditayangkan karna tidak benar, “maaf dd yg jelas rilista diatas tidak betul karna bantuan alsintan bukan saja dari beliau (RMS) dan jumlahnya salah yang kita rilis diatas tb dd. Boleh tidak di rilis dd karna banyak yang tidak benar info dari warga tersebut itu kalau boleh dd,” katanya.

Sedangkan menurut RA, bahwa Ketua DPC Nasdem Pinrang beserta Sekretarisnya disebut berperan sebagai koordinator penyaluran alsintan bantuan aspirasi dari RMS di Pinrang.

“Ketua dan sekretaris (DPC Nasdem Pinrang) koordinator penyaluran itu, wajar kalau membela dirinya, yang intinya yang dapat alsintan itu tau kasus ini, dan ini tidak main-main pak, karna ini nyata di lapangan,” tuturnya.

Hingga berita ini terbit, Redaksi kesulitan mengkonfirmasi Haji Rusdi Masse (RMS) anggota DPR RI dari Partai Nasdem di Jakarta, sehingga Redaksi menunggu klarifikasi.

•Dok: Ilustrasi/int*

Komentar

News Feed