oleh

Bangunan Proyek IGD Kab. Fakfak Menuai Sorotan

-Berita-60 views

FAKFAK – Pembagunan gedung IGD RSUD Fakfak terbengkala hingga saat ini, tidak memiliki dasar hukum saat dibangun, DPA lokasi terkait fisik proyek tidak ada, asal jadi dikerjakan dan anggaran yang digunakan untuk membangun proyek ini bersumber dari dana penaganan penyakit covid-19 senilai 2,4 Milyar .

Hal ini diuraikan warga masyarakat Fakfak, Ibrahim, kepada redaksi Info Makasar seharusnya dana covid-19 ini digunakan untuk penaganan penyakit bukan untuk membangun gedung, diduga kuat tidak ada rekomendasi dari Inspektorat terkait penggunaan dana covid-19, dan pihak RSUD Fakfak Dr. Suban disinyalir memgalihkan anggaran covid -19 untuk bagun gedung IGD.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Bappeda Fakfak, Eksan menyatakan (27/2/2021) Ia benar DPA proyek pembangunan gedung IGD RSUD Fakfak tidak ada, dasar hukumnya harus ada DPA baru bisa dikerjakan, tidak selesai,”ucap eksan

Bahkan proyek fisik bangunan gesung IGD RSUD Fakfak ini sudah diperiksa oleh BPK, disoroti wargga masyatakat Fakfak,”apa hubungannya (urgensi) dana covid-19 digunakan untuk bagun gedung IGD RSUD Fakfak, dipertanyakan masyarakat Fakfakb?

Direktur RSUD Fakfak, Dr. Suban ketika dikonfirmasi via telepon selulernya pada sabtu (27/2/2021) saat ditelepon tidak diangkat angkat, koq mala teleponnya dimatikan, terkesan dr Suban menghindar dari wartawan untuk tidak dikonfirmasi, ada pak ?

(Tim)

Komentar

News Feed