oleh

DPC HPI Fakfak Mengunjungi Wisata Alam Kolam Air Panas Weyai di Kampung Woos

-Berita, Regional-210 views

FAKFAK – Selaku koordinator DPC HPI Fakfak Imanuel Hindom, membeberkan mengenai potensi wisata alam di Kabupaten Fakfak.

Dia menuturkan sepertinya tidak ada habisnya dan semakin banyak beragam potensi wisata alam yang dapat ditemui
Baik itu yang tersembunyi di alam bawah laut, pesisir, hutan, gunung hingga hamparan padang yang terhempas luas sejauh mata memandang sebuah anugerah kekayaan alam yang patut disyukuri dan dilestarikan oleh setiap kita.

“Seperti potensi wisata yang baru Kolam Air Panas Weyai yang ditemukan di Kampung Woos, Distrik Mbahamdandara,sebuah destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman berpetualangan pada alam bebas dengan obyek kolam air panas
Perjalanan menuju Kampung Woos sendiri dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan,”, katanya (9/01/2021).

Selanjutnya, dari Kampung Woos menuju lokasi Wisata Kolam Air Panas Weyai hanya membutuhkan waktu kurang lebih 25 menit perjalanan dengan menggunakan perahu motor sambil menelusuri.

Penasaran dengan cerita dibalik potensi Wisata Kolam Air Panas Weyai, Sabtu 09 Januari 2021 Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia Cabang Fakfak (DPC HPI Fakfak) menyempatkan kembali berkunjung ke Kampung Woos dan bertemu dengan Bapak Pieter selaku Kepala Kampung Woos,

Dia juga menyampaikan bahwa kata Weyai menurut bahasa warga setempat artinya merujuk pada nama lokasi.

Hal senada kepala kampung mengatakan kata Weyai juga dapat diartikan sebagai nama ikan endemic yang dapat bertahan hidup di lokasi kolam air panas, sedangkan penyebutan untuk Air Panas menurut bahasa Mbaham yaitu Kini.

Selanjutnya menurut pengakuan Bapak Pieter saat ditanyai oleh Tim DPC HPI Fakfak masih seputar Kolam Air Panas dahulu lokasi Weyai sering dikunjungi oleh warga setempat untuk berendam karena memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit seperti kudis dan gatal-gatal.

“Maka disarankan bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan berendam di lokasi Kolam Air Panas Weyai diharapkan untuk terlebih dahulu mengkonfirmasi kedatangannya pada Kepala Kampung Woos dan warga setempat serta mengajak sebagai pemandu lokal,” pungkasnya.

Layaknya berkunjung ke suatu tempat wisata yang baru, pastinya akan ada larangan atau pantangan tertentu yang harus ditaati. Seperti kata pepatah “Dimana Bumi Disitu Langit Di Junjung”.

“Salah satunya yaitu bagi wisatawan yang ingin berkunjung dilarang untuk membawa pulang air panas yang berasal dari Kolam Air Panas Weyai di Kampung Woos, karena menurut cerita kepala kampung bagi yang membawa pulang air panas dari tempat tersebut akan mengalami kejadian buruk,” tegasnya.

Tambahnya, karena sering kali ada anjing warga yang hilang keberadaannya setelah melewati lokasi Air Panas Weyai.

(EGIN)

Komentar

News Feed