oleh

FGD dan Deklarasi Kepri Tanpa Radikalisme Dihadiri Narasumber Ahli Bidang Masing Masing

Infomakassar, – Gerakan Tanpa Radikalisme (KTR) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk Menikmati Indahnya Toleransi yang di selenggarakan di Hotel Travelodge, Batam kemarin.

Diskusi yang fokus pada isu toleransi dan radikalisme tersebut juga menghadirkan narasumber pada bidangnya masing – masing diantaranya Dr. Muhammad Zainuddin, S Si., M. Sd, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Kemudian Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa, M.M dari Forum Kerukunan umat beragama (FKUB), lalu ada Rahmat Budi Harto, S.E., M.M. yang merupakan ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kepri.

Diskusi, Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme yang merupakan pelaksana kegiatan juga melakukan deklarasi “gerakan ini merupakan upaya imunitas kepada bangsa kita terhadap penyakit radikalisme dan intoleransi yang terlalu banyak membuang waktu dan tenaga kita. Padahal waktu dan tenaga kita dapat kita gunakan untuk hal-hal yang jauh lebih membangun”Kata Saiful, Ketua Panitia FGD dalam sambutan yang disampaikannya.

Diketahui Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme tersebut digagas kelompok anak muda mayoritas pelajar dan mahasiswa atas keprihatinan terhadap radikalisme dan intolerasi semakin memburuk.

Salah satu penggagas KTR. Abdullah Affandy mengungkapkan bahwa gerakan ini menjadi solusi baru yang lebih mengutamakan meluruskan kesalah pahaman publik terhadap radikalisme dan toleransi

“Masalah terbesar saat ini adalah salah pehamanan kita semua akan makna radikalisme, juga toleransi kita yang tidak berdasarkan panduan keyakinan kita masing-masing. KTR berusaha meluruskan salah paham ini dan merangkul sebanyak-banyaknya pihak untuk bersinergi melawan radikalisme dan intoleransi” Papar Abdullah Affandy

Komentar

News Feed