oleh

Proyek Revitalisasi Dermaga Pelabuhan Fakfak Terbengkalai

FAKFAK – Proyek pengerjaan revitalisasi dermaga pelabuhan Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, menuai sorotan. Terlebih lagi diduga akan terbengkalai dalam pekerjaan ini.

Proyek yang tahun anggaran 2018-2019. Menelan anggaran hampir Rp. 13 M.

Pantauan Tim Info Makasar pada Kamis (10/12/2020) dilokasi proyek revitalisasi dermaga pelabuhan FakFak, pihak perusahaan baru membuat lubang untuk pancang tiang dermaga, belum juga di kerjakan pengembang (KKS).

Hingga saat ini secara fisik belum ada progres atau kemajuan perkerjaan dermaga pelabuhan Fakfak secara signifikan,red.

Sementara itu, berdasarkan infomasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pihak PT pelaksana proyek sudah kabur banyak utang, hancur, kacau balau. Bahkan pihak PT Pelindo IV Cabang Fakfak tidak mau tanda tangan berita acara, alasannya belum ada laporan harian.

Hal ini dibenarkan pelaksana proyek (KKS) Iya, benar pengawas pertama yang mengerjakan proyek dermaga kabur banyak utangnya sekarang sudah tidak berada di Fakfak,” terang Usman Bauw, Pelaksana Proyek Dermaga Pelabuhan Fakfak (KKS) pada, Rabu, (9/12/2020).

Ia menambahkan bahwa, Pihak PT. Pelindo IV Cabang Fakfak tidak mau tanda tangan berita acara kami, terkait pengadaan barang 48 batang pipa harus dari PT Pelindo Pusat yang tanda tangan berita acara pengadaan barang.

Sedangkan pada Jumat (19/11/2020) lalu, Manager PT. Pelindo IV Cabang Fakfak, Muh. Sjarif, S. Sos saat ditemui wartawan diruang kerjanya mengatakan bahwa saya lagi rapat tidak ada waktu lagi zoom.

“Saya lagi rapat tidak ada waktu, lagi zoom,” singkatnya kepada media.

Selain itu, tidak nampak pagu anggaran senilai Rp 13 Milliar dilokasi kerja (papan nama proyek). Warga masyarakat sekitar berharap agar adanya keterbukaan informasi publik terkait proyek tersebut.

Tidak hanya itu saja, warga pun meminta adanya pengawasan dari Pemerintah baik daerah maupun pusat, agar didalam proses pelaksanaan proyek revitalisasi dermaga pelabuhan FakFak ini berjalan sesuai dengan aturan. (IB)

Sumber: Wartawan Kab. Fakfak

Komentar

News Feed