oleh

Tingkatkan Semangat, Mewujudkan Merdeka Belajar, Sucikan Hati, Ikhlas dalam Belajar

-Berita, Regional-125 views

MAKASSAR – Meningkatkan Semangat, Mewujudkan Merdeka Belajar, Sucikan Hati, Ikhlas dalam Belajar.

Demikian tema Peringatan Hari Guru Nasional 2020, yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Gammara Jalan. Metro Tanjung Bunga Kota Makassar, Senin, (30/11/2020)

Gubernur Sulsel. Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah M,Agr. dalam sambutannya mengungkapkan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini, diperingati dalam keadaan situasi pandemi Covi-19.

“Sistem Pendidikan dimana saja, di seluruh dunia terkena dampak langsung sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup,” ujar H.Nurdin Abdullah.

Dipaparkan, Data UNESCO mencatat lebih 90% atau di atas 1,3 Milyar populasi siswa global harus belajar di rumah, hampir satu generasi di dunia terganggu Pendidikan akibat pademi pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah.

Dia sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi, Banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu bergotong royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Pada kesempatan ini, pihaknya ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan pemerintah daerah para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa.

Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel. Prof. Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi, mengungkapkan kegiatan hari guru nasional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020 di laksanakan di masa pademi Covid- 19 dengan mengadakan serangkaian lomba secara virtual yaitu : Lomba media Pembelajaran, Standup Comedy, Best Praktis Belajar, simulasi kesiapan pembelajaran tatap muka dari lomba menulis Puisi.

Diungkapkan, penandatanganan kerja sama dengan bank terkait pelaksanaan program One Student One Account dimana program ini mengajarkan anak-anak untuk dapat hidup hemat, mulai mempertimbangkan kondisi keuangan dimasa depan dan belajar mengelola pengeluaran dan pemasukan ekonomi.

“Penandatanganan MoU kerja sama SMK dengan dunia usaha dan dunia industri serta lembaga pendidikan vokasi seperti Politeknik Negri Ujung Pandang dan Politeknik Pariwisata Makassar yang di kenal dengan istilah Kawin Massal antara SMK dengan DU/DI,” ujar Prof. Muhammad Jufri.

Ditambahkan, penandatanganan MOU kerja sama dengan dinas kesehatan terkait pelaksanaan Tes SWAB massal untuk guru, tenanga Pendidikan dan Siswa menjelang pembelajaran tatap muka semester genap tahun ajaran 2020/2021.

Penandatanganan MOU kerja sama dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana) Dinas Sosial Sulsel pada program Tagana masuk sekolah.

Program SMK One School One Produk sebanyak 183 SMK dan Program SMA One School One innovation sebanyak 32 sekolah untuk tahapan pertama.

“Tagline/Kredo Sucikan Hati, Ikhlas dalam bekerja Nilai Budaya Kerja, saling percaya, Profesional, Integritas, bahagia,” Papar Prof. Muhammad Jufri.

Dikandaskan, Sulsel mengajar, merupakan program yang akan dibuka untuk merekrut guru-guru terbaik dan berdedikasi tinggi yang akan bertugas di daerah-daerah terpencil yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah terpencil.

(Silo)

Komentar

News Feed