oleh

BEM UNM Tuntut Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja dan Tindakan Represif Aparat Kepolisian

MAKASSAR – BEM UNM menuntut Cabut Omnibus Law & Tindakan Represif Aparat Kepolisian.

Tuntutan ini disampaikan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Menara Phinisi Kampus UNM di Makassar. A.P. Petarani, Kel. Tidung, Kec. Rappocini, Jumat (13/11) malam.

Pengunjuk rasa dari BEM FE UNM dengan jumlah massa berkisar 30 Orang, dipimpin Awaluddin (Ketua BEM/Fak Ekonomi UNM, aksi terkait: Menolak Lupa Insting kejadian 13 November Gunungsari UNM.

Adapun pernyataan sikap orasi para pengunjuk rasa meliputi, mendesak Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja & bebaskan kawan Ijul dinilai korban salah tangkap lainnya.

Selanjutnya, mengecam tindakan refresif aparat Kepolisian.

Adapun rangkaian aksi diantaranya,
para pengunju rasa membakar lilin, menyanyikan lagu kulihat ibu Pertiwi,

Dilanjutkan, Iqbal menyampaikan orasi ilmiah politik perihal peristiwa insting 13 November bahwasanya pernah terjadi aparat kepolisian melakukan tindakan refresif masuk di dalam kampus dan melakukan penembakan mengarah ke kampus

“Masalah Omnibus law ini, desak Presiden Jokowi memerintahkan kepada semua pihak aparat untuk menghentikan sebuah gerakan rakyat yang ingin menyampaikan sebuah aspirasi,” ujar Iqbal

Orasi dilanjut, Uci dari alumni 2012 menyampaikan orasi ilmiah perihal tugas dari pada aparat kepolisian itu tidak mampu mengamankan demonstran secara tidak baik dan tidak sesuai prosedur.

“Sekalipun kita berhadapan dengan peluru, sekalipun kita berhadapan dengan sepatu Laras itu tidak bakalan mematahkan sebuah semngat, dan tidak akan matikan sebuah aspirasi kita yang akan kita sampaikan kepada pemerintahan,” ujar Uci.

Dari pantauan, Para pengujukrasa melakukan orasi secara bergantian dengan menggunakan Megaphone (TOA), membentangkan bendera, pamflet, serta spanduk yang masing-masing bertuliskan, Spanduk, Menolak Lupa Insting 2014. Untuk Pamflet: Cabut Omnibus Law & Bebaskan Kawan Ijul (Korban Salah Tangkap Lainnya Sekarang Juga).

(Tim)

Komentar

News Feed