oleh

Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Soroti Pelanggaran Paslon Bupati dan Wabup Barru

-Berita, Politik-23 views

MAKASSAR – Puluhan massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Soroti Pelanggaran Paslon Bupati dan Wabup Barru.

Soroton ini disampaikan pada saat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu Sulsel dan Kantor KPU Sulsel, Jumat, 13 Nopember 2020.

Dalam aksinya pengunjukrasa yang dipimpin Aswin. Koordinator lapangan desak Bawaslu Sulsel investigasi adanya indikasi tindak pidana yang dilakukan paslon nomor urut 2 dalam proses pilkada di Kab. Barru untuk segera mendiskualifikasi paslon nomor urut 2 sebab telah diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

“Kepada Ketua KPU Sulsel untuk segera mencopot ketua KPU barru sebab telah diduga melanggar pasal 71ayat 1 UU No. 10 tahun 2016,” desak Aswin. Koorlap aksi.

Selain itu, pengunjuk rasa minta KPU Kabupaten Barru agar segera mendesak Wabup dari Paslon nomor urut 2 untuk segera menyerahan SK pemberhentiannya sebagai anggota Polri.

Para pengunjuk rasa menolak untuk diterima apabila bukan Ketua Bawaslu Sulsel yang menerimanya, sehingga pengunjuk rasa menahan mobil tronton dari alauddin ke FO dengan Nopol DD 8475 KJ.

Alhasil, pengunjuk rasa diterima di ruang rapat Bawaslu Sulsel. Azry Yusuf, SH.MH (Penanganan pelanggaran ) dengan tanggapan diantaranya Bawaslu Kab. Barru sudah melakukan klarifikasi terkait dengan apa yang dituntut oleh pengunjuk rasa dan sudah berjalan 2 hari, dan batas klarifikasi selama 5 hari dan akan mengeluarkan rekomendasi dan menunggu hasilnya.

“Apabila dalam rekomendasi tersebut nantinya ada tindak pidana maka akan diserahkan ke sentra gakkumdu,” papar Azry Yusuf dalam tanggapannya

Dikandaskan apabila ada pelanggaran kode etik di Kab. Barru maka akan diserahkan ke DKP.

Selanjutnya, pengunjuk rasa melanjutkan aksi di depan Kantor KPU Sulsel dengan orasinya yang serupa di Kantor Bawaslu Sulsel.

Pengunjuk rasa diterima Faisal Amir, SE, MM dengan tanggapan diantaranya, Pihak KPU Sulsel berterimah kasih atas kedatangan mahasiswa terkait adanya dugaan pelanggaran yang diduga dilakukan KPU Barru.

“Pihak KPU Sulsel akan melakukan klarifikasi terhadap KPU Barru terkait adanya dugaan pelanggaran di Kab. Barru,” jelas Amir

Dikandaskan apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Barru maka pihak KPU Sulsel tidak segan-segan akan menDKPP kan anggota KPU Barru.

Usai diterima pihak KPU Sulsel, aksi selesai dan membubarkan diri dengan tertib, Selama giat berlangsung situasi aman dan terkendali.

(Tim)

Komentar

News Feed