oleh

KPU Gelar Debat Publik Paslon Bupati dan Wabup Fakfak 2020

-Berita, Politik-124 views

FAKFAK – koKomisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kab. Fakfak gelar debat publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wabup Fakfak Tahun 2020.

Adapun Paslon Bupati dan Wabup Fakfak 2020, masing-masing No urut 1.Samaun Dahlan dan Clifiord Ndandarmana dengan tagline Sadar dan Paslon No Urut 2. Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom dengan taglune Uta -Yo.

Debat publik ini digelar Paslon Bupati dan Wabup Fakfak disiarkan langsung via media penyiaran YoTube KPU Kabupaten Fakfak, TVRI Papua (Siaran Tunda) serta RRI Kabupaten Fakfak Prop.Papua barat.

“Tentu saja, acara ini menarik kami ingin saksikan Live Streaming KPU Kabupaten Fakfak secara langsung di Facebook, walaupun tampilan (Frame gambar) tidak landscafe,” kata Sara warga masyarakat.

Tampil sebagai moderator dalam debat kandidat, salah satu putri Papua. Theresia Ngutra, S. Pd. M. Pd : Dosen UNIPA Manokwari, Papua Barat.

Debat berjalan seru, kedua paslon saling menyerang melemparkan pertayaan dan sanggahan atau tanggapan.

Paslon No. urut 02, Untung Tamsil dan Ny. Yohana Hindom mengajukan pertanyaan kepada Paslon Bupati dan Wabup No. urut 01, Samaun Dahlan dan Cliford Ndandarmana terkait indikator APBD sebesar 1,3 Triliyun. yang merupakan upaya dari calon nomor urut 01.

Paslon nomor urut 01 menanggapi pertanyaan yang dilontarkan paslon nomor urut 02, menyatakan APBD Rp. 1,3 Triliyun dinilai sangat keliru.

Menurutnya, yang dimaksudkan adalah pengembang APBD 10 tahun terakhir, dimana APBD tahun 2010 sekitar 670 milyar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Sampai saat ini, APBD Kabupaten Fakfak Propinsi Papua Barat mencapai Rp. 1,3 triliyun, ini merupakan kerja sama elemen masyarakat terutama pemerintah.

Kalau dari sektor Infraktruktur jalan yang paling besar dalam anggaran itu, dan itu memang Fakta ,” pungkas Samaun Dahlan

Terpisah, Samuan Dahlan dalam debat publik terkait sektor Infra struktur yang paling besar menghabiskan dana menjadi pertanyaan.

Dula. salah seorang warga masyarakat menyatakan faktanya pembagunan jalan yang menghubungkan Distrik Weri – Distrik Karas Kabupaten Fakfak Propinsi Papua Barat ruas jalan sepanjang 150 KM yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 148 milyar hingga saat ini jalan tersebut belum juga diaspal.

Dula. Warga karas menyampaikan bahwa diduga kuat, sebagian besar jalan sudah dialihkan dan dikerjakan oleh perusahaan kayu PT Prabu Alaska (20 KM Jalan Koridor PT. Prabu Alaska – red).

(Tim)

Komentar

News Feed