oleh

FPR Tuntut Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja dan Stop Kriminalisasi

-Berita-10 views

MAKASSAR – Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulsel menuntut Pemerintah untuk mencabut Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dan Stop Kriminalisasi.

Tuntutan ini disampaikan FPR saat menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo di bawah Jembatan Fly Over Kota Makassar, Rabu, 11 Nopember 2020, Sore.

Dalam aksinya, FPR Sulsel berjumlah massa berkisar 50 Orang dipimpin Usman (Jendlap). Aksi dilakukan terkait Konser Mini Rakyat, Cabut Omnibus Law, Bebaskan Ijul dan Korban Salah Tangkap Lainnya.

Selain itu para pengunjuk rasa dalam orasinya juga menuntut pembebasan rekan merwka yang saat ini ditahan pihak Polrestabes Kota Makassar

“Kami mengecam represifitas aparat kepolisian, serta kami menyatakan mosi tidak percaya kepada aparat kepolisian di Kota Makassar,” ujar Usman dalam orasinya.

Adapun bentuk aksi FPR di saat aksi unjuk rasa diantaranya massa aksi berorasi secara bergantian dengan menggunakan mega phone, di bawah kawalan ketat Kepolisian dari Polsek Panakkukang Kota Makassar.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa mengkritik Pemerintah dan Kepolisian agar memperhatikan nasib para masyarakat dan mahasiswa.

Dari pantauan aksi di lapangan massa aksi menggunakan Soundsistem, menggunakan separuh jalan serta melakukan Konser Mini, mempersembahkan berbagai kegiatan yakni pidato lolitik, lembentangan spanduk berukuran besar dan famplet, berpuisi/Musikalisasi, Teatrikal, Stand Up Comedy, serta live mural.

Para pengunjuk rasa dalam aksinya membentangkan spanduk bertuliskan Bebaskan Kawan Ijul serta korban salah tangkap lainnya.

Selain itu, mengusung Famlet bertuliskan Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja, Stop Kriminalisasi. Serta Bebaskan kawan kami.

Adapun yang tergabung di aksi ini antara lain, BEM FIS UNM, BEM FU UNM, BEM FMIPA UNM, BEM FIP UNM, HMO FT UNM, HMI PKO FIK UNM, SERUNI SULSEL, LBH Makassar, AGRA Sulsel, FMIN Makassar, PEMBARUAN Sulsel

Meskipun saat aksi hujan turun deras namun massa tetap melanjutkan aksinya.

(Tim)

Komentar

News Feed