oleh

Program BSPS Kabupaten Fakfak Diduga Bangun Rumah Tidak Layak Huni

-Berita-71 views

FAKFAK – Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS), merupakan fasilitas pemerintah, bantuan stimulan pemerintah ini untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat bagi masyarakat kurang mampu.

Program BSPS mulai dari tahun 2017, 2018, dan tahun 2019 ini di fokuskan di wilayah kawasan perkotaan termasuk, Kelurahan Wagom, Kelurahan Wagom Utara, Kelurahan Fakfak Selatan, Kelurahan Fakfak Utara, Kabupaten Fakfak, Propinsi Papua Barat.

Namun, ironisnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pelaksana BSPS, diduga membangun rumah tidak sesuai acuan program, pasalnya rumah yang telah terbangun terkesan kumuh dan tidak tepat sasaran.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang warga Udin di lokasi pembangunan, kepada Tim Info Makassar belum lama ini.

Kepala Bidang Insfraktruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kabupaten Fakfak Propinsi Papua Barat, Widi Asmoro Jati, ST menyatakan program BSPS diperuntukkan untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas rumahnya, jelas anggaranya secara otomatis sumbernya dari APBN, melalui Satker dari Provinsi Papua Barat.

Adapun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak Propinsi Papua Barat hanya menyediakan data siapa yang bisa di intervensi, dan data data tersebut kemudian diusulkan melalui aplikasi.

Pada tahun 2020 ini, lanjut Widi Asmoro Jati, Pemkab Fakfak mendapatkan bantuan program BSPS sebanyak 270 unit rumah. Adapun yang bertugas intervensi dilapangan adalah fasilitator yang melakukan pendataan sesuai kriteria.

“Program BSPS mulai dari tahun 2017, 2018, dan tahun 2019 ini di fokuskan diwilayah kawasan perkotaan termasuk, Kelurahan Wagom, Kelurahan Wagom Utara, Kelurahan Fakfak Selatan, Kelurahan Fakfak Utara Kabupaten Fakfak Propinsi Papua Berat,” ungkap Widi Asmoro Jati.

Dikandaskan jika dilaksanakan sesuai prosedur maka setiap tahun kabupaten Fakfak bisa mendapatkan masing masing disetiap kelurahan 50 unit rumah, selama dua tahun berjalan berturut turut.

“Tahun 2020 ini, Pemkab Fakfak telah melakukan ekspansi keluar, artinya penyelesaian rumah di kawasan kota sudah selesai,” ujar Widi Asmoro Jati, ST.

(RKP)

Komentar

News Feed