oleh

KPU Gowa Rakor Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

-Berita, Politik-12 views

MAKASSAR – KPU Kab. Gowa gelar Rakor Persiapan Pemungutan dan penghitungan suara serta (Sirekap).

Rakor ini digelar di Hotel Best Western Plus Makassar Beac Jl. Botolempangan No. 67 Kel. Sawerigading Kec. Ujung Pandang Kota Makassar dalam rangka Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Gowa tahun 2020, Selasa, 03, Nopember 2020.

Ketua KPU Kab. Gowa.Muhtar Muis, S.S dalam sambutannya memaparkan kegiatan ini sangat penting dilaksanakan karena adanya beberapa perubahan dari penyelenggaraan pilkada sebelumnya yang masih menggunakan sistim manual.

Dilanjut, sistim aplikasi Sirekap ini tidak ada lagi salinan Formulir yg akan dibawa saksi karena semua tercat dalam aplikasi tersebut.

“Melalui kesempatan ini akan dijelaskan mekanisme dalam penggunaan sistim aplikasi Sirekap sehingga seluruh unsur terkait baik saksi, TNI-Polri maupun para pemantau pemilu tidak ada yg salah paham terkait perubahan sistim yg akan diterapkan nantinya,” kandasnya.

AKBP Budi Susanto, S.IK. Kapolres Gowa dalam arahannya mengungkapkan dia menjabat Kapolres Gowa baru berjalan seminggu, dia berharap bantuan dan kerjasamanya dari semua pihak agar dalam melaksankan tugas dan tanggung jawab saya sebagai Kapolres Gowa dapat berjalan sebagaimana mestinya.

“Kabupaten Gowa dulunya terkenal sebagai zona merah pada setiap pelaksanaan pilkada, sehingga saya berharap kepada semua unsur terkait dlm pilkada Kab. Gowa thn 2020 dapat bersinergi sehingga setiap permasalahan yang timbul dapat kita atasi tanpa mengemuka ke atas sehingga pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan suasana kondusif,” himbau AKBP Budi Susanto, S.IK.

Juanto, S.S (Komisioner Bawaslu Gowa Divisi Pengawasan dan Hubal) dalam kesempatan ini memaparkan Pihaknya sudah membentuk tim gugus covid-19 sesuai surat edaran bawaslu RI didalamnya ada Forkopimda TNI-Polri dan dari Tim medis.

“Dalam melakukan pengawasan salah satunya adalah penegakan disiplin protokol kesehatan pada setiap kegiatan tahapan pilkada, dimana setiap perkumpulan tidak boleh lebih dari 50 orang, dan apabila hal ini dilanggar makan TNI-Polri berwenang membubarkan kegiatan,” tegasnya.

Lanjut, objek pengawasan bawaslu diantaranya Paslon, para tim kampanye dan netralitas ASN termasuk TNI-Polri, dimana yg menonjol di Kab. Gowa selama ini adalah pelanggaran netralitas ASN dan sudah beberapa kasus yg kami telah proses dan ada yg sedang proses.

Dikandaskan terkait pengawasan partisipatif Pemilih, kami sdh koordinasi dengan Kesbangpol Gowa kaitannya dengan fakta integritas yg kami sudah sepakati dan semua elemen yg terlibat dalam pilkada berkewajiban mengawasi Partisipatif Pemilih.

Penjelasan dan pemaparan dari Muh Basir, S.Kep (Komisioner KPU Gowa Divisi Teknis) tentang penggunaan sistem informasi rekapitulasi (Sirekap).

Hadir di rakor ini diantaranya : Kapten Inf. Rahmadi (Pasiter/Mewakili Dandim 1409/Gowa), Wasila, S.IP (Komisioner KPUD Gowa Divisi Keuangan dan Logistik) Muh. Takdir (LO Paslon Adnan-Kio). Irwan Akbar (Kabag Kesbangpol Kab. Gowa). Serta sekitar 30 Para LO Partai Politik serta undangan.

(Tim)

Komentar

News Feed