oleh

Kajian Amdal Tidak Akurat, Timbulkan Bau Busuk Dari Kanal Pembagunan Reklamasi Pantai

-Berita-40 views

FAKFAK – Pembangunan reklamasi pantai seluas 13 hektar yang dikerjakan PT. Sari Indah Wagom ini di duga tidak melakukan kajian dengan akurat menimbulkan dampak bagi masyarakat setempat.

Warga masyarakat yang tinggal disekitar area pembagunan reklamasi pantai. Dedi mengatakan saat hujan, pasang surut dan panas matahari tercium bau busuk dari kanal, saat ditemui Tim Info Makassar belum lama ini.

Kepala Bidang Insfaktruktur dan Pegembangan Wilayah, Widi Asmoro Jati, ST saat ditemui Tim Info Makassar mengatakan hal itu bisa terjadi karena pelaksana proyek PT Sari Indah Wagon tidak melakukan kajian dengan baik tentang reklamasi pantai yang telah dilaksanakan. Bisa saja terjadi karena kurang sosialisasi dengan warga masyarakat di sekitar area reklamasi pantai. di ruang kerjanya di Fakfak (19/10/2020) lalu.

Ditambahkan, reklamasi dibangun karena kebutuhan daerah, proyek reklamasi pantai itu bisa menjawab kebutuhan ruang yang terbatas, jika tidak diatur sesuai kajian amdal, apa yang terjadi, jelas banyak rumah yang menjolok sehingga sampah yang mengalir ke kanal itu tidak mulus, bahkan tertahan itu sebabnya.

“Apapun yang dilaksanakan merujuk pada Amdal, semua itu tertata dan berkomitmen maka masyarakat merasakan kenyamanan,” tegas Widi Asmoro Jati, ST.

Dikandaskan, semua itu sudah tertata jelas bahwa amdal adalah tugas pemerintah, masyarakat dan pihak ke tiga apa, semua punya tupoksinya.

Pihak pengembang PT. Sari Indah Wagom, saat ditemui untuk konfirmasi lebih lanjut, di kantornya, karyawan mengatakan bahwa pimpinan berada di luar kota.

(Tim)

Komentar

News Feed