oleh

GAM Peringati Momentum Hari Sumpah Pemuda Dengan Aksi Unjuk Rasa

MAKASSAR – Memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), menggelar aksi unjuk rasa di pertigaan hartasning pettarani (28/10/ 2020). Pengunjuk rasa, dengan membawa tuntutan Kembalikan marwah ikrar sumpah pemuda, mendesak Joko widodo-Ma’ruf Amin dan kepala kepolisian Republik indonesia untuk Mundur dari jabatannya.

Jendral lapangan Nurul Imam Rahman dalam orasinya mengatakan bahwa dalam Momentum Hari Sumpah pemuda ini, merupakan momen yang tepat untuk menggaungkan perlawanan terhadap pemerintahan yang zholim, di mana hari ini Joko Widodo dan Ma’ruf Amin belum mampu memberikan kesejahtraan kepada Rakyat indonesia, maka seharusnya mundur saja dari jabatannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Idonesia.

Melihat kondisi Negara kesatuan republik indonesia itu dalam darurat demokrasi, di mana di tengah pademi covid 19 Pemerintah dan DPR RI terburu – burunya membahas dan menetapkan pengesahan UU Omnibus Law tanpa Melibatkan Elemen Buruh, petani, nelayan dll dan tidak adanya trasparansi draf dari UU Omnibus Law Terlebih kepada Publik, maka kami minta untuk Di cabut/batalkan saja Ucap Imam dengan suara yang lantang.

Lanjutnya berbagai polemik yang menyelimuti di Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya terkait maraknya tindakan represif yang di pertotonkan di depan publik oleh pihak institusi polri terhadap Demonstran, Tentu tindakan tersebut merupakan pelanggaran HAM dan sangat mencederai amanat UU No 2 Tahun 2002 Tentang kepolisian Republik Indonesia, Sebagai Pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, buntut dari pada tindakan yang tak senonoh ini merupakan ketidak becusan Kapolri untuk mengevaluasi bawahannya, maka patut juga di copot dari jabatannya. Ujar Orasinya.

Selain dari itu pengunjuk rasa juga sangat merasa kecewa dengan Komnas HAM Di mana maraknya terjadi pelanggaran HAM Di seluruh Nusantara, namum Komnas HAM yang memiliki fungsi melakukan pemantauan dan penyelidikan yang mengadung unsur pelanggaran HAM, itu tak ada progres yang signifikan di lakukan.

Dalam Aksi Demonstrasi ini 6 Kader GAM melakukan Cet badan yang bertuliskan didadanya PEMUDA, sebagai memperingati hari Sumpah Pemuda.

(WS)

Komentar

News Feed