oleh

IPPEMSI Desak Polda Sulsel Tangkap Oknum Pencemaran Nama Baik IPPEMSI Makassar dan IPPSIM Toraja

MAKASSAR – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) mendesak pihak Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) segera menangkap dan mengadili oknum pencemaran nama baik IPPEMSI Makassar dan IPPSIM Toraja dalam jangka waktu 1×24 Jam ( terhitung sejak aspirasi ini diterima pihak Polda Sulsel -red )

Desakan ini diutarakan saat IPPEMSI yang dipimpin Daniel Grand Saputra(Korlap), dengan massa berkisar 30 orang bertempat di depan Mapolda Sulsel Jalan. Perintis Kemerdekaan KM 16 Kel. Pai Kec. Biringkanaya Kota Makassar, Selasa tanggal 27 Oktober 2020.

Tuntutan lain para pengunjuk rasa untuk mengevaluasi kinerja Polda Sulsel,

“Kami meminta hasil tindak lanjut pemanggilan Alfian Andilolo (Kepala BPBD Kab.Tana Toraja. – red), sebagai salah satu penyebar tudingan pencemaran nama baik organisasi IPPEMSI Makassar dan IPPSIM Toraja,” tuntut pengunjuk rasa.

Hasil pantauan tim, pengunjuk rasa menutup sebahagian jalan Perintis Kemerdekaan depan Mako Polda Sulawesi Selatan.

Usai beorasi, perwakilan dari IPPEMSI)sebanyak 7 orang masuk di Ruang SPKT Polda Sulsel ditemui oleh Kompol Muh. Ridwan, S.Pd.,M.Ap. Kanit 2 Subdit V Krimsus, Ditreskrimsus dengan tanggapan laporkan para pengunjukrasa pihak sudah terima
selanjutnya akan ditindak lanjuti.

“Mohon dibantu jika ada bukti- bukti untuk menguatkan laporan tersebut,” ujar Muh. Ridwan.

Adapun bentuk aksi IPPEMSI di saat berunjukrasa seperti : orasi secara bergantian menggunakan megaphone, membentangkan spanduk warna putih tulisan Hitam yang bertuliskan : – Tangkap dan adili Pelaku Pencemaran Nama Baik Terhadap “IPPEMSI dan IPSIM”. – Usut tuntas kasus Pencemaran Nama Baik, IPPEMSI dan IPSIM.

Usai diterima laporan para pengunjuk rasa aksi unjukrasa selesai dan massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

(Tim)

Komentar

News Feed