oleh

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bantaeng Acuhkan ProtaKes, Program Banpres Masyarakat Berkerumun

-Berita, Regional-163 views

BANTAENG – Kondisi pandemi masih menjadi momok di tengah masyarakat, sampai saat ini himbauan serta edukasi terus digalangkan agar tetap bugar dan terhindar dari serangan Covid-19. Walaupun saat ini “New Normal” (Kebaikan baru) telah di berlakukan tapi tetap menjalankan Protakes sebagai preventifikasi.

Sebelumnya Pemerintah telah meluncurkan program untuk masyarakat di tengah pandemi akibat dari mewabahnya Corona virus, program bantuan dari Presiden (Banpres).

Para pelaku UMKM merasakan resesi ekonomi, omzet didapatkan telah mengalami regresif. Dengan program bantuan Presiden agar pelaku usaha dapat di berdayakan dimasa pandemi.

Melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bantaeng Jl. Lamalaka, Kecamatan Bantaeng. Program yang menyasar sektor usaha mikro, sejauh ini Dinas Koperasi Kabupaten Bantaeng telah merealisasikan program bantuan Presiden ke masyarakat yang mempunyai usaha.

Nampak masyarakat mendatangi Dinas Koperasi sebagai lining sektor dari program pemerintah pusat (Banpres). Mereka yang melalui rentetang verifikasi hingga di nyatakan lulus seleksi.

Dari pantauan awak media di lapangan, terlihat masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan, mereka yang datang mengurus administrasi kelengkapan bantuan.

Mereka nampak berkerumun secara desak-desakan, tidak memberlakukan jaga jarak (Pysical Distancing), cuci tangan dan sebagian tidak menggunakan masker.

Kondisi seperti ini menimbulkan ke kwatiran dikarenakan rentangnya terjadi penularan atau klaster baru penyebaran virus Corona.

Ini menunjukkan, Kepala Dinas Koperasi, Meyriani Madjid, mengacuhkan himbauan pemerintah selama ini.

“Sebagian besar sudah memakai masker cuman untuk persoalan jaga jarak belum bisa di terapkan”, ucap salah satu penerima Banpres yang tidak mau disebutkan namanya di hadapan awak media, Kantor Dinas Koperasi, Senin, 19 Oktober 2020.

Setelah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bantaeng dihubungi oleh wartawan, tidak memberikan komentar hingga berita ini ditayangkan.

Komentar

News Feed