oleh

Bawaslu Makassar Gelar Tudang Sipulung Bahas Pilwalkot Makassar

-Berita-12 views

MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu). Kota Makassar menggelar Tudang Sipulung dalam rangka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mksr tahun 2020 di Hotel Best Western Jl.Bonto lempangan no 67 Kec.Ujung Pandang Kota Makassar bertema “Bersama Wujudkaan Pilkada Damai berkualitas dan bersinergitas dalam bingkai budaya lokal Sipakatau Sipakainge Sipakalebbi” Sabtu, 26 September 2020

Sambutan Nursari SH, MH (Ketua Bawaslu Kota Makassar) di kegiatan ini menguraikan tantangan pelaksanaan pilkada bisa damai dan aman.

Lanjut, pelaksanaan pilkada serentak ini tanpa ada kerja sama pilkada ini tidak akan bisa berjalan dengan baik,. apalah gunanya kemenagan kalau saling bermusuhan.

“Pasangan calon bertarung secara sehat Bawaslu hanya mengawasi kegiatan ini, tolong di bantu Bawaslu dalam pengawasan pilkada semua calon jangan menganggap bawaslu sebagai musuh”, jelas Nursari.

Paparan Dr .Ali Rahman (Bagian Politik dan budaya) memaparkan Politik dan Budaya. Pemerintahan adalah Institusi Politik. Pola hubungan didasarkan pada relasi otoritas. Selanjutnya Pilar pemerintahan adalah Publik.

Kebijakan, tambahnya dirumuskan dan diambil berdasarkan proses dan Nilai demokrasi.

Kebudayaan adalah instruksi simbolis. Pola hubungan didasarkan pada relasi simbolik. serta Pilar kebudayaan adalah komunal serta Kebijakan dirumuskan dan diambil berdasarkan hirarki dan virtue sosial.

Diuraikan ada 4 Tipe Kultur Organisasi masing masing Pertama Kolaborasi, kedua. Hirarki Ketiga. Adhokrasi terakhir Bersaing.

Budaya dan kolaborasi.Pertama. Bekerja dan berfungsi ibarat ekstended Family (Keluarga besa), Kedua. Pemimpin dianggap sebagai mentor Ketiga. Kekuatan yg terletak pada loyalitas kelompok. Ke empat Kelompok menjadi utama, Terakhir, Organisasi mengutamakan kerja tim partisipasi dan konsensus.

Sambutan Munafri Arifuddin (Paslon Nomor urut 02) menguraikan dalam kontestasi sebagai pemimpin harus selalu setiap saat melihat persoalan masyarakat sekecil apapun dan setiap permasalahan harus ada solusi.

Lanjutnya, dalam mewujudkan suatu pemerintahan kita harus selalu menepati waktu karena dimana kita tidak menepati waktu maka seluruh pekerjaan akan tertunda.

“Budaya Bugis Makassar adalah tidak saling menjatuhkan melainkan saling mendukung dalam segala hal untuk menciptakan persatuan yg abadi”, Kandas Appi.

Sambutan dr. Fadli Ananda (Paslon no. urut 03) mengungkap pihak mengapresiasi Bawaslu karena mengundang para Paslon untuk hadir dalam kegiatan tudang sipulung ini.

“Kami dari Paslon Dilan akan setiap saat menjaga persatuan dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Walikota Makassar”, paparnya.

Dikandaskan, sebagai org Bugis Makassar kami akan setiap saat menjaga persatuan dan keamanan dalam pelaksanaan pemilihan walikota Makassar.

Ikut hadi acara ini, Farid Wajdi S.H (Ketua KPU Kota Makassar), Letkol Inf Muh.Adnan (Kasdim 1408/BS), Akbp Ahmad (Kabag Ren Polrestabes Makassar). Iptu Tumijan SH (KBU Sat Reskrim Polres Pelabuhan Makassar). Rusdi,S.H (Intel Kajari). Abd Rahman Bando (Paslon no urut 02).
Para LO Paslon. serta tamu undangan sekitar 30 Orang.

(Tim)

Komentar

News Feed