oleh

Ramah Tamah dan Doa Bersama Paslon Dilan

-Berita, Politik-16 views

MAKASSAR – Pasangan calon tagline Dilan. Syamsu Rizal – Dr. Fadli Ananda (Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar menggelar acara ramah tamah dan doa bersama Pendeta se Kota Makassar di Balroom Makassar Golden Hotel Jl. Pasar Ikan Kec. Ujung Pandang Kota Makassar, Rabu, 23 September 2020.

Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM dalam sambutannya menuturkan penyampaian dari KPU bahwa mulai tanggal 23 sampai 25 tidak boleh Paslon maupun tim pemenangan menyampaikan visi dan misi.

Dia bersyukur bahwa 10 tahun kepemimpinan saya menjabat Walikota kedekatan emosional dan pribadi secara personal dengan umat Kristiani dan para pendeta dan pimpinan gereja.

“Tadinya kita mau menyampaikan visi dan misi tetapi karena ada larangan dari KPU sehingga saya tidak bisa menyampaikan beberapa hal-hal yang terkait dengan visi dan misi”, ungkap Dg. Aco panggilan akrab Ilham Arief Sirajuddin.

Ditambahkan mulai Sabtu 26 September 2020 sudah masuk pada tahapan kampanye sehingga bisa menyampaikan beberapa hal terkait pilkada.

“Daeng Ical 5 tahun sebagai wakil walikota dan dia juga adalah penggiat kemanusiaan sudah tiga periode memimpin Palang Merah Indonesia”, ungkap Dg Aco.

Dia tambahnya sudah dikenal 90% dari warga Kota Makassar artinya dari 10 orang kira-kira 9 orang pasti kenal dan ciri orangnya murah senyum.

Adapun sambutan Dr. H. Syamsu Rizal MI, S. Sos.,M. Si (Calon Walikota Makassar) paparkan malam ini harus ikuti prosedurnya seperti mengikuti prosedur kesehatan agar kita terhindar dari terpapar virus Covid-19.

Dia menyampaikan angka statistik yang pertama pendapatan perkapita masyarakat Makassar itu yang 116 juta pertahun di tahun 2019.

Lanjut, seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Makassar itu yang paling tinggi di Indonesia timur 8,44% zamannya Ilham Arief Sirajuddin.

Makassar itu, tumbuh karena investasi yang luar biasa banyaknya pada waktu tertentu sehingga ekonomi masyarakat Makassar maju.

Dikandaskan, Makassar itu bisa tumbuh dan berkembang dengan baik karena kontribusi banyak orang dari berbagai kelompok maka pemerintah mesti melakukan reformasi pemerintahan supaya mengendalikan semua faktor-faktor produksi tidak terganggu.

Sebagai penutup pembacaan Do’a oleh Pendeta Daniel Kusbin.

Hadir di acara silaturahmi dihadiri tamu undangan berjumlah berkisar 50 orang.

(Tim)

Komentar

News Feed